“Kalau jalannya lurus masih lumayan. Tapi kalau naik, harus dorong. Kalau dipaksa ya gimana, sudah tua,” katanya.
Sukri menambahkan bahwa pendapatannya selama ini sangat minim, maksimal hanya sekitar Rp40 ribu per hari.
Baca Juga: Akibat Hujan Deras Guyur Solok, Satu Rumah Hanyut Diterjang Luapan Sungai
Bahkan terkadang tidak mendapatkan penumpang sama sekali.
Ia berharap becak listrik ini bisa membantunya mencari nafkah lebih lama demi membiayai pengobatan istrinya yang sedang sakit.
“Alhamdulillah (senang). Matur nuwun sama Pak Prabowo.
Mudah-mudahan becak ini bisa mencukupi, bisa bermanfaat bagi keluarga saya,” ungkap Sukri lagi.
Ucapan serupa juga disampaikan oleh Slamet Riyadi, penarik becak berusia 77 tahun lainnya.
Baca Juga: Tim Basarnas Evakuasi 17 Warga, Kabupaten Agam dan Kota Padang Kembali Dilanda Banjir
Pria yang telah mengabdikan diri selama 45 tahun sebagai penarik becak ini mendoakan kesehatan bagi Presiden.
“Terima kasih Pak Prabowo sudah dikasih bantuan becak listrik.
Semoga Bapak panjang umur dan sehat selalu,” ucap Slamet.***