"Kata kunci dari proses KIP ini memastikan bahwa orang-orang yang memfitnah, yang menuntut bahwa ijazah Jokowi palsu, berarti memang fitnah.
Karena masih proses pencarian data," ucapnya.
"Sudah mendeklare di awal bahwa ijazah Jokowi palsu, kemudian setelah gembar-gembor bahwa ijazah Jokowi palsu baru cari mana nih ijazah yang bisa kita jadikan alat.
Itu berarti kan clear bahwa itu fitnah, benar-benar fitnah," katanya.***