nasional

Mendagri Sebut Komoditas Cabe Rawit Berpengaruh Besar Tren Penurunan Inflasi Pangan Nasional

Minggu, 7 September 2025 | 19:15 WIB
Mendagri Tito Karnavian saat melakuan sidak pasar, beberapa waktu lalu./net

KLIKREAD.COM, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut inflasi pangan nasional kini mengalami tren penurunan.

Menurutnya, penurunan inflasi ini dipengaruhi oleh sejumlah komoditas pangan, terutama cabai rawit.

Sementara intervensi pemerintah juga memberi dampak pada komoditas lain.

Baca Juga: Kemnaker Perkuat Tata Kelola Pemerintah Lakukan Transformasi Birokrasi dan Pemberantasan Korupsi

Namun demikian Tito menegaskan, bahwa penyaluran beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh Bulog menjadi faktor yang menahan gejolak harga di pasar.

“Secara nasional angka inflasi menurun dari 2,37 persen menjadi 2,31 persen year on year,” ujar Tito dalam keterangan resminya pada Jumat, 5 September 2025.

Tito menyebut stok beras nasional dalam kondisi aman berkat distribusi SPHP yang terus dilakukan Bulog ke berbagai daerah.

Baca Juga: Bulog Pastikan Ketersediaan Beras SPHP Aman pada Gerakan Pangan Murah di 7 Ribu Titik

“Beras ini komoditas rakyat yang utama, stoknya cukup banyak, Bulog sudah menjual keluar melalui SPHP dengan distribusi lancar ke berbagai tempat,” ujar mantan Kapolri itu.

Ia menambahkan bahwa penyaluran 1,3 juta ton beras SPHP berpotensi menurunkan harga beras di sejumlah daerah yang sempat mengalami kenaikan.

“Dengan beras SPHP makin gencar dilakukan Bulog atas perintah Presiden Prabowo, kami harapkan harga beras di beberapa daerah yang naik itu bisa turun,” kata Tito.

Baca Juga: Encuy Preman Pensiun Meninggal Dunia Diduga Gantung Diri

Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi year on year sebesar 2,31 persen pada Agustus 2025 dengan deflasi 0,08 persen month to month.

Deflasi dipicu oleh turunnya harga beberapa komoditas, seperti tomat, cabai rawit, dan bawang putih.***

Tags

Terkini