Tak lupa, Sri Mulyani juga menyampaikan permohonan maaf dan meminta agar seluruh masyarakat bisa saling bergandengan menjaga dan membangun Indonesia.
Demonstrasi boleh dilakukan, namun tidak boleh sampai menjarah, membakar hingga melukai.
"Mari kita jaga dan bangun Indonesia bersama, tidak dengan merusak, membakar, menjarah, memfitnah, pecah belah, kebencian, kesombongan, dan melukai dan mengkhianati perasaan publik.
Baca Juga: Paska Unjuk Rasa, DLH DKI Jakarta Pulihkan Ibukota Kerahkan Ribuan Petugas Kebersihan
Kami mohon maaf, pasti masih banyak sekali kekurangan.
Bismillah, kami perbaiki terus menerus," pungkasnya.***