"Pastikan bahwa semua proses itu sesuai dengan prosedur, sesuai dengan ketentuan. Kita juga minta didampingi oleh aparat," tambahnya.
Menurut Saifullah, penyediaan laptop ini bukan sekadar bantuan fasilitas, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan di Sekolah Rakyat.
Dan juga menciptakan lingkungan belajar yang setara dengan sekolah unggulan.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Anggarkan Program Sekolah Rakyat Rp7 Triliun
Saat ini, Sekolah Rakyat sudah beroperasi di 67 lokasi dan ditargetkan menjadi 100 titik hingga akhir Agustus 2025.
Pada September mendatang, jumlahnya diproyeksikan bertambah menjadi 159 titik dari Sabang hingga Merauke.***