Depo Pertamina Plumpang Bakal Dipindahkan ke Lahan Pelindo, Butuh Waktu 2 Tahun Lebih

photo author
Agus Jimmy, Klik Read
- Senin, 6 Maret 2023 | 21:40 WIB
Kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang merembet ke pemukiman penduduk, bakal dipindahkan ke lahan Pelindo. (Foto: ManggaraiNews.Com)
Kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang merembet ke pemukiman penduduk, bakal dipindahkan ke lahan Pelindo. (Foto: ManggaraiNews.Com)

Klikread.com - Kebakaran hebat melanda Depo Pertamina Plumpang dan menimbulkan banyak korban meninggal dunia.

Kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang mengakibatkan koran meninggal dunia ini sebelumnya juga pernah terjadi.

Oleh karena itu, Pemerintah berencana memindahkan Depo Pertamina Plumpang untuk meminimalkan korban jika nanti terjadi lagi kebakaran.

Baca Juga: Loker Terbaru Wilayah Cilegon di PT Synthetic Rubber Indonesia, tersedia 7 Posisi, lamar Aja di Sini!

Ya, akhirnya Pemerintah sepakat memindahkan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, ke lahan PT Pelindo.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, pemindahan depo tersebut, akan memakan waktu sekitar dua tahun lebih.

Keputusan tersebut, berdasarkan hasil rapat Menteri BUMN dengan Direksi Pertamina, Senin (6/3/2023).

Baca Juga: Peugeot Django 150: Pengusik Skutik Retro yang Sudah Hadir Duluan di Tanah Air, Cek Spesifikasi di Sini!

Depo Pertamina Plumpang akan dipindahkan ke lahan milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), yang juga masih di kawasan Jakarta Utara.

"Kami sudah kordinasi dengan Pelindo, itu lahannya akan siap dibangun 2-2,5 tahun. Artinya, kami ada waktu kurang lebih tiga tahun setengah," kata Erick dilansir dari RRI.

Erick mengatakan, akan memberikan fasilitas terhadap para korban kebakaran ledakan pipa BBM Depo Pertamina Plumpang yang terjadi, Jumat (3/3/2023) malam. Tercatat, ribuan warga sekitar Depo Pertamina-Plumpang, masih mengungsi hingga sekarang.

Baca Juga: Ada yang Baru dari Honda CB150X 2023,Selain Nyaman Dikendarai Motor Sport Adventure 150cc Ini Tampil Berkelas

"Korban korban terkena dampak (kebakaran, red), akan kami rawat dan kita pastikan penyewaan rumah buat mereka. Serta, membantu kehidupan mereka beberapa bulan kedepan, sampai ada kepastian dan keputusan lainnya," kata Erick.

Data Polri sementara ini menunjukkan, terdapat tiga kantong jenazah dapat diintifikasi di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur. Jumlah tersebut, dari 16 kantong jenazah korban kebakaran, warga Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Agus Jimmy

Sumber: RRI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X