Bangun 10 Universitas Medis dan Sains, Presiden Prabowo Gandeng Imperial College

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Senin, 22 Juni 2026 | 19:14 WIB
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto.
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto.

KLIKREAD.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto berencana akan membangun 10 universitas medis dan sains baru di Indonesia.

Untuk rencana tersebut Presiden Prabowo menggandeng Imperial College London.

Kampus yang saat ini menempati peringkat kedua dunia versi QS World University Rankings itu akan terlibat dalam penyusunan kurikulum, penguatan kualitas dosen, penelitian bersama.

Hingga supervisi standar pengajaran di perguruan tinggi yang akan dibangun.

Baca Juga: Bangun 5.000 Jembatan Gantung, Presiden Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan, kerja sama tersebut menjadi salah satu agenda yang dibahas saat delegasi Imperial College diterima langsung oleh Prabowo di Istana Kepresidenan.

"Tadi juga dibicarakan terkait dengan rencana Bapak Presiden (Prabowo) mendirikan 10 medical and science university.

Nantinya akan dibantu banyak oleh Imperial College," kata Brian dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin 22 Juni 2026.

Brian menjelaskan pemerintah dan Imperial College tengah menjajaki pembentukan kemitraan strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di RI, terutama di bidang kedokteran dan sains.

Baca Juga: Bonatua Silalahi Lakukan Gugat Penetapan Capres Pemilu Tahun 2014 dan Tahun 2019

Menurutnya, kerja sama tersebut juga berpeluang diperluas ke bidang lain di luar pendidikan medis.

Ia mengatakan keterlibatan Imperial College tak hanya sebatas penyusunan kurikulum, kampus tersebut juga akan mendukung pengembangan standar pengajaran, penelitian bersama (joint research), hingga program profesor tamu atau visiting professor.

"Nantinya kurikulumnya, penyiapan standar pengajarannya.

Kemudian joint research-nya, kemudian juga visiting professor akan banyak dilakukan bersama-sama dengan Imperial College dan juga kampus-kampus lainnya," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X