KLIKREAD.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mendorong konektivitas yang lebih cepat, lebih aman, dan lebih merata hingga ke pelosok Indonesia melalui program pembangunan jembatan gantung.
Pemerintah menargetkan 2.500 jembatan gantung selesai pada Agustus 2026 dan terus mempercepat pembangunan hingga 5.000 jembatan pada akhir tahun.
Apalagi, banyak wilayah Indonesia yang selama puluhan tahun terpisahkan oleh sungai.
Sehingga, kehadiran sebuah jembatan akan mengubah kehidupan masyarakat khususnya di pelosok.
"Membangun jembatan, menghubungkan harapan," tulis Seskretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya lewat akun media sosial Instagram Sekretariat Kabinet @sekretariat.kabinet, pada Senin 22 Juni 2026.
Kini, melalui kerja sama pemerintah, TNI AD dan masyarakat, jembatan-jembatan baru pun terus hadir, menghubungkan wilayah-wilayah yang selama bertahun-tahun terpisahkan oleh sungai dan medan yang sulit dijangkau.
Dengan hadirnya jembatan gantung, anak-anak tidak lagi harus menyeberangi sungai untuk bersekolah, dan masyarakat dapat mengakses berbagai fasilitas publik dengan lebih mudah dan aman.
Baca Juga: Transformasi Nusakambangan, Kawasan Pembinaan yang Kini Penuh Hasil dan Manfaat
"Bagi anak-anak yang harus berangkat sekolah setiap hari, jembatan bukan hanya penghubung dua tepi sungai.
Jembatan adalah penghubung menuju masa depan," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Jaga Stabilitas Harga Ternak, Mentan Usulkan Menu MBG Pakai Telur dan Ayam 3 Kali Sepekan
Minta Layanan Kesehatan Transparan, Presiden Prabowo Targetkan Penyediaan Obat Generik Murah Tahun 2027
Demo Mahasiswa Bikin Macet, Sebagian Rute Transjakarta Dihentikan
Kejagung Geledah 6 Lokasi Rumah dan Kantor terkait Korupsi MBG
Mandagri Tito Apresiasi Pemda Konsisten Menjaga Kooordinasi Kendalikan Inflasi Daerah
Lindungi Produk Jurnalis, Dewan Pers Berharap Revisi UU Hak Cipta Dapat Dukungan Semua Pihak
Tagih 19 Juta Lapangan Kerja dan Revisi MBG, Ratusan Mahasiswa USU Aksi di DPRD Sumut
DPRD Batam Dengarkan Jawaban Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi terhadap RPP APBD 2025
Transformasi Nusakambangan, Kawasan Pembinaan yang Kini Penuh Hasil dan Manfaat
Bonatua Silalahi Lakukan Gugat Penetapan Capres Pemilu Tahun 2014 dan Tahun 2019