Kampung Haji di Makkah, Upaya Pemerintah Wujudkan Ibadah Haji yang Nyaman bagi Masyarakat

photo author
Ria Fahrudin, Klik Read
- Minggu, 8 Februari 2026 | 20:16 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU, pada Minggu, 8 Februari 2026, yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Foto: Ist.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU, pada Minggu, 8 Februari 2026, yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Foto: Ist.

 

KLIKTREAD.COM, Malang - Pendirian kampung haji di Makkah menjadi sebuah kehormatan bagi bangsa Indonesia dari Kerajaan Arab Saudi.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya pada acara Mujahadah Kubro Satu Abad NU, pada Minggu, 8 Februari 2026, yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur.

“Saya mau melaporkan di sini, di hadapan para ulama, di hadapan keluarga besar NU, bahwa Indonesia pertama kali kita mendapat kehormatan, mendapat hak untuk kita bisa memiliki lahan di Kota Suci di Makkah,” ungkap Presiden Prabowo.

Baca Juga: Kemenkes Dukung Pengembangan Layanan Prioritas di RSBP Batam

Rencana pembangunan kampung haji tersebut menjadi bagian dari sejarah hubungan bilateral Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi yang merupakan pertama kalinya bangsa lain memiliki tanah di Makkah.

“Ini adalah pertama kali dalam sejarah bahwa pemerintah kerajaan Saudi mengizinkan bangsa lain memiliki tanah di Kota Suci Makkah. Saudara-saudara sekalian, mereka mengubah undang-undang mereka khusus untuk memberi penghormatan kepada bangsa Indonesia,” jelas Presiden.

Lebih lanjut, kampung haji tersebut nantinya akan diperuntukkan untuk memfasilitasi warga Indonesia yang akan melaksanakan haji dan umroh.

Baca Juga: Pemerintah Presiden Prabowo Mencatat Pengembalian Uang Negara Rp28,6 Triliun dari Korupsi

Hal ini menjadi upaya nyata pemerintah untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah di sana.

“Nanti dijamin semua jemaah akan mendapat hunian yang layak, tempat yang baik. Tidak usah ragu-ragu lagi, tidak boleh ada macam-macam lagi,” pungkasnya.

Kepala Negara juga menargetkan dalam tiga tahun ke depan, kampung haji tersebut telah terbangun dengan baik.

Baca Juga: Loloskan Barang Impor Palsu, KPK Sebut Ada Setoran Rp7 Miliar per Bulan untuk Pejabat Ditjen Bea Cukai

“Baru nanti berapa bulan lagi saya kira kita sudah akan punya kurang lebih seribu, seribu kamar. Tapi terus akan kita bangun,” jelas Presiden.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ria Fahrudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X