KLIKREAD.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menanggapi tentang usulan bahwa kepala daerah dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Hasto menyatakan bahwa partainya pun melakukan kajian mengenai usulan tersebut, namun akan mencari kelebihan dan kekurangannya yang banyak menfaatnya untuk rakyat.
“PDIP terus melakukan kajian-kajian karena pada prinsipnya, sistem selalu mengandung plus-minusnya.
Kita mencari mana yang membawa manfaat bagi rakyat,” ujar Hasto kepada awak media di Bandung, Jawa Barat pada Minggu, 7 Desember 2025.
Lebih lanjut, Hasto mengatakan kajian yang dilakukan oleh PDIP adalah tentang manfaat demokrasi pada sistem pemilihan.
Menurutnya, kepala daerah yang dipilih melalui pemilu langsung atau pilihan DPRD harus mampu membawa daerahnya untuk tumbuh.
“Tapi yang terpenting adalah pemimpin kepala-kepala daerah memang mampu menghasilkan keputusan politik di dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi, mengatasi kemiskinan, kesenjangan, dan berbagai bentuk ketidakadilan,” jelasnya.
Sampai saat ini, belum ada sikap resmi dari PDIP mengenai isu pemilihan kepala daerah yang dipilih oleh DPRD tersebut.
Hasto menambahkan bahwa hal itu baru akan dibahas saat PDIP menggelar rapat kerja nasional di tahun 2026 mendatang.
Di sisi lain, Hasto pun tak menampik bahwa pemilihan umum memerlukan banyak biaya untuk berbagai pihak terkait.
“Kita juga tidak menutup mata apa yang disampaikan oleh Presiden Prabowo itu akibat pemilihan secara langsung menimbulkan beban biaya yang begitu besar,” ucap Hasto.
Artikel Terkait
Antisipasi Risiko Banjir bandang dan Longsor, Pemda dan masyarakat Diingatkan Perkuat Kesiapsigaan
Ancaman Longsor dan Banjir Bandang Meluas, Pakar UGM Ingatkan Waspada Risiko Musim Hujan
Prabowo Melepas Atlet Indonesia ke SEA Games: Sambil Mengurus Saudara Kita yang Terdampak Musibah, Kita Harus Tetap Kuat
Kisah Pilu Warga Desa Sekumur saat Air Setinggi 10 Meter Deras Menerjang Wilayahnya, Hanya Tersisa Bangunan Masjid
Gubernur Aceh Tegaskan Kepala Daerah Segera Mengundurkan Diri Jika Cengeng Tak Sanggup Tangani Bencana Banjir Bandang
Beda Suara Gubernur Aceh dan Mendagri soal 3 Bupati Tak Sanggup Atasi Bencana: Dinilai Tak Bisa Mandiri hingga Dianggap Cengeng
Penanganan Bencana Bajir Bandang di Aceh, Presiden RI Prabowo Subianto Tinjau Sejumlah Titik Alami Kerusakan Parah
Musibah Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera Mirip saat Aceh Dilanda Tsunami di 2004, Teringat Tulisan SBY
Presiden Prabowo Kunjungi Sejumlah Dapur Pengungsi, Termasuk Titik Kerusakan Parah Akibat Bencana Banjir dan Longsor di Aceh
Menteri ESDM Bahlil di Depan Presiden Prabowo Janjikan Listrik Aceh 93 Persen Pulih Mulai Minggu Malam