KLIKREAD.COM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan akan memperketat pengawasan terkait impor tekstil ilegal, langsung di pelabuhan.
Hal ini sekaligus menjawab keluhan dari para pedagang pakaian bekas impor (thrifting) yang menuding bahwa impor tekstil dari China disebut membunuh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
"Nanti kita cegah di pelabuhan, kita periksa lebih teliti lagi, dan kita akan investigasi lebih dalam dari kasus-kasus yang nyelundup," ujar Purbaya dalam agenda APBN Kita di Kantornya, Jakarta, Kamis 20 November 2025.
Baca Juga: Terkait Kenaikan Gaji PNS 2026, Kemenkeu Telah Terima Surat Resmi dari KemenPANRB
Purbaya meyakini, dengan investasi yang mendalam dapat diketahui siapa pengimpor tekstil ilegal tersebut.
"Kalau dulu bisa lepas, ke depan-depan enggak bisa lagi. Jadi memang kalau [ada impor] ilegal ya kita beresin," tegasnya.
Pada kesempatan sebelumnya, pedagang thrifting diketahui menyambangi Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI terkait dengan pengetatan pemerintah terhadap bisnis pakaian bekas impor.***
Artikel Terkait
Penuhi Kebutuhan Pasokan Susu Program MBG, Pemerintah Siapkan Peternakan Besar Sapi
Realisasi Belanja Pemerintah Pusat pada APBN Oktober 2025 Naik 2,4%
Menkeu Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2025 Capai 5,04 Persen
Khawatir Timbulkan Risiko Besar, DPR Ingatkan Prabowo Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza
Terkait Enam Anak Tewas Tenggelam di Bekas Galian C, Komisi XII Desak Polisi Usut Pihak Bertanggung Jawab
Komisi III Desak Polisi Usut Kasus Pinjol Lain yang Meresahkan Masyarakat dan Telah Makan Banyak Korban
Terkait Langkah Strategis Tingkatkan Minat Baca, Komisi X DPR RI Sarankan Mendikdasmen Sediakan Akses Buku Bermutu
Viral Pesawat Jatuh di Pesawahan di Karawang Jawa Barat, Begini Kondisinya
Waketum Bara Tegaskan Bonjowi, Jangan Bermimpi Dapatkan Ijazah Asli Jokowi di KIP
Terkait Kenaikan Gaji PNS 2026, Kemenkeu Telah Terima Surat Resmi dari KemenPANRB