Ngaku Hanya Spontan, Menteri UMKM Luruskan Pernyataan Ajakan Pelaku Usaha Produksi Barang Tiruan

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Rabu, 22 Oktober 2025 | 19:08 WIB
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman./foto: fraksi golkar
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman./foto: fraksi golkar



KLIKREAD.COM, Surabaya - Menteri Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, meluruskan pernyataannya yang mendorong pelaku usaha untuk memproduksi barang tiruan atau KW.

Pernyataan Menteri UMKM membuat barang tiruan ini sempat mengundang kontroversial berbagai pihak.

Sebelumnya, dalam sebuah acara di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu 15 Oktober 2025 lalu, Maman mengajak para pelaku usaha lokal untuk memproduksi tas bermerek atau branded tiruan alias KW.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Umumkan Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan untuk Warga Miskin

"Itu sebetulnya spontan saat saya merespons banyaknya barang impor yang masuk ke sini (Indonesia)," tutur Maman.

Saat itu Maman usai menghadiri acara Akad Massal KUR 800 Ribu Debitur di Surabaya, Selasa sore 21 Oktober 2025.

“Saya pikir daripada kita repot-repot, kenapa nggak UMKM kita juga produksi aja tas-tas KW,” ucap Maman menanggapi banjirnya barang impor tiruan yang membuat penjualan tas di Sentra Tajur, Bogor, lesu.

Baca Juga: Prabowo Wajibkan Jajaran Kabinet dan Pejabat Pakai Mobnas Pindad Maung

Menurutnya, tidak ada masalah dalam memproduksi barang tiruan selama tak menyalahi hukum.

“Masalahnya gimana? Nggak ada kan? Ada model Louis Vuitton, nah kita buat namanya Louis Vutong,” celetuknya.

Sontak, pernyataan itu viral dan menuai berbagai reaksi di media sosial.

Banyak warganet menilai pernyataan Politikus Golkar itu justru berpotensi menormalisasi pelanggaran hak cipta dan menurunkan kualitas industri kreatif lokal.

Baca Juga: Gandeng APH, Lapas Narkotika Musnahkan Barang Hasil Razia di Blok Hunian

"Tentunya saya berterima kasih kepada publik karena sudah merespon, memberikan banyak sekali masukan dan saran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X