KLIKREAD.COM, Surabaya - Menteri Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, meluruskan pernyataannya yang mendorong pelaku usaha untuk memproduksi barang tiruan atau KW.
Pernyataan Menteri UMKM membuat barang tiruan ini sempat mengundang kontroversial berbagai pihak.
Sebelumnya, dalam sebuah acara di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu 15 Oktober 2025 lalu, Maman mengajak para pelaku usaha lokal untuk memproduksi tas bermerek atau branded tiruan alias KW.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Umumkan Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan untuk Warga Miskin
"Itu sebetulnya spontan saat saya merespons banyaknya barang impor yang masuk ke sini (Indonesia)," tutur Maman.
Saat itu Maman usai menghadiri acara Akad Massal KUR 800 Ribu Debitur di Surabaya, Selasa sore 21 Oktober 2025.
“Saya pikir daripada kita repot-repot, kenapa nggak UMKM kita juga produksi aja tas-tas KW,” ucap Maman menanggapi banjirnya barang impor tiruan yang membuat penjualan tas di Sentra Tajur, Bogor, lesu.
Baca Juga: Prabowo Wajibkan Jajaran Kabinet dan Pejabat Pakai Mobnas Pindad Maung
Menurutnya, tidak ada masalah dalam memproduksi barang tiruan selama tak menyalahi hukum.
“Masalahnya gimana? Nggak ada kan? Ada model Louis Vuitton, nah kita buat namanya Louis Vutong,” celetuknya.
Sontak, pernyataan itu viral dan menuai berbagai reaksi di media sosial.
Banyak warganet menilai pernyataan Politikus Golkar itu justru berpotensi menormalisasi pelanggaran hak cipta dan menurunkan kualitas industri kreatif lokal.
Baca Juga: Gandeng APH, Lapas Narkotika Musnahkan Barang Hasil Razia di Blok Hunian
"Tentunya saya berterima kasih kepada publik karena sudah merespon, memberikan banyak sekali masukan dan saran.
Artikel Terkait
Pemerintah Siap Salurkan Dana BLT pada 35 Juta KPM Senilai Rp30 Triliun Hasil Efisiensi Anggaran
Presiden RI Prabowo Subianto Sempat Puji Jokowi Teknik Pengendalian Inflasi
Usai Bakar Ban Bekas, Demo Mahasiswa Setahun Prabowo-Gibran Sampaikan 17 Tuntutan
Presiden Prabowo Subianto Targetkan Tiga Tahun Indonesia Bakal Produksi Mobil Buatan Sendiri
Hasil Pemeriksaan Saksi Kasus Dugaan Korupsi CSR BI, KPK Sita Mobil Seharga Rp1 Miliar
Warganet Tuding Lisa Mariana Ngeles Sakit Tak Penuhi Paggilan Bareskrim di Kasus Ridwan Kamil
Kinerja Setahun Prabowo–Gibran Diapresiasi 78,1% Publik, Paling Tinggi di Pendidikan dan Kesehatan
Gandeng APH, Lapas Narkotika Musnahkan Barang Hasil Razia di Blok Hunian
Prabowo Wajibkan Jajaran Kabinet dan Pejabat Pakai Mobnas Pindad Maung
Menkeu Purbaya Umumkan Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan untuk Warga Miskin