“Saya minta mereka untuk melakukan perbaikan perkenaannya di lapangan, jadi yang bocor-bocor dibetulin.
Terus beli alat yang nggak perlu, dibereskan saja,” ungkap dia.
Baca Juga: Hasil Pemeriksaan Saksi Kasus Dugaan Korupsi CSR BI, KPK Sita Mobil Seharga Rp1 Miliar
Selain itu, dia juga menyarankan penggunaan anggaran yang lebih efisien terkait teknologi.
Sebab, Purbaya baru mengetahui BPJS Kesehatan memiliki sekitar 200 pegawai IT.
Dia pun menyarankan agar BPJS Kesehatan memiliki sistem IT berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Sehingga kecurangan bisa dideteksi dan mengurangi beban operasional BPJS Kesehatan.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Targetkan Tiga Tahun Indonesia Bakal Produksi Mobil Buatan Sendiri
Dalam kesempatan berbeda, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron menyebut bahwa tunggakan iuran BPJS yang diputihkan itu akan diperuntukan bagi masyarakat miskin.
Dalam hal ini tak mampu yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN).***
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Sebut Pemda Masuk Zona Merah Katagori Rentan Korupsi
Pemerintah Siap Salurkan Dana BLT pada 35 Juta KPM Senilai Rp30 Triliun Hasil Efisiensi Anggaran
Presiden RI Prabowo Subianto Sempat Puji Jokowi Teknik Pengendalian Inflasi
Usai Bakar Ban Bekas, Demo Mahasiswa Setahun Prabowo-Gibran Sampaikan 17 Tuntutan
Presiden Prabowo Subianto Targetkan Tiga Tahun Indonesia Bakal Produksi Mobil Buatan Sendiri
Hasil Pemeriksaan Saksi Kasus Dugaan Korupsi CSR BI, KPK Sita Mobil Seharga Rp1 Miliar
Warganet Tuding Lisa Mariana Ngeles Sakit Tak Penuhi Paggilan Bareskrim di Kasus Ridwan Kamil
Kinerja Setahun Prabowo–Gibran Diapresiasi 78,1% Publik, Paling Tinggi di Pendidikan dan Kesehatan
Gandeng APH, Lapas Narkotika Musnahkan Barang Hasil Razia di Blok Hunian
Prabowo Wajibkan Jajaran Kabinet dan Pejabat Pakai Mobnas Pindad Maung