KLIKREAD.COM, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) segera meluncurkan Program Pemagangan bagi Lulusan Perguruan Tinggi.
Hal ini dalam rangka mewujudkan 8 Paket Akselerasi Ekonomi 2025 yang digulirkan pemerintah untuk memperkuat kompetensi tenaga kerja.
Sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Uya Kuya Curhat saat Melihat Isi Rumahnya yang Habis Dijarah Massa
Menurut Menaker Yassierli, bahwa program ini ditujukan untuk fresh graduate perguruan tinggi, baik diploma maupun sarjana.
Dengan tujuan mencetak talenta siap kerja, mempercepat penyerapan tenaga kerja terdidik, dan meningkatkan daya saing mereka.
“Kami ingin lulusan baru (fresh graduate) tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan dalam proyek nyata di perusahaan,” ujar Menaker.
Baca Juga: Biro Pers Istana Dikabarkan Cabut ID Card Jurnalis, CEO Promedia: Jangan Bikin Rusak Citra Presiden!
Program Pemagangan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar langsung di tempat kerja, dibimbing oleh mentor profesional, serta terlibat dalam proyek strategis perusahaan mitra.
Selain pengalaman praktis, peserta juga akan menerima uang saku yang setara Upah Minimum guna menunjang kebutuhan hidup mereka selama masa pemagangan.
Lebih lanjut, program ini terbuka untuk semua sektor, di antaranya food & beverages, industri kreatif dan digital, komunikasi dan informasi, industri.
Baca Juga: Ahmad Muzani Nilai Posisi Indonesia di Mata Dunia Makin Dihormati
serta juga sektor publik, pariwisata, logistik dan transportasi, pertanian, serta jasa.
“Masa magang berlangsung selama enam bulan.
Artikel Terkait
Video Viral Komedian Sule Ditilang di Kawasan Jakarta Selatan
Thomas Djorghi Buka Suara Pilihan Pasangan Lebih Muda dan Suka Traveling
Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang Menangis Respon Banyaknya Anak yang Jadi Korban Keracunan MBG
Kepala BGN Tegaskan Menu Burger dan Spageti di Program MBG Merupakan Selingan
Masalah MBG Jangan Sampai Dipolitisasi, Prabowo Segera Panggil Kepala BGN
Hari Karyuliarto Seret Nama Ahok di Kasus Dugaan Korupsi LNG Pertamina
PN Jakpus Batalkan Gugatan Rp100,3 M HCB, Dinilai Kabur dan Cacat Formil
Ahmad Muzani Nilai Posisi Indonesia di Mata Dunia Makin Dihormati
Biro Pers Istana Dikabarkan Cabut ID Card Jurnalis, CEO Promedia: Jangan Bikin Rusak Citra Presiden!
Uya Kuya Curhat saat Melihat Isi Rumahnya yang Habis Dijarah Massa