Dikatakannya, ini impak dari pemilu serentak. Sehingga para pejabat saat ini sedang menyesuaikan kebijakan dengan target yang akan dicapai sesuai visi dan misi masing masing. Jadi memang masih butuh waktu untuk bisa running well.
Namun demikian, Iskandar mengingatkan pentingnya realisasi Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih (KMP) berjalan dengan mesin penuh untuk menjadi alat dari Pemerintah menstimulus perekonomian akar rumput.
Baca Juga: Imigrasi dan KSP Turun ke 4 Wilayah di Batam, Ini Agendanya
“Kita jangan pernah lupa, krisis ekonomi global di tahun 2008 dapat kita lalui karena ekonomi akar rumput kita cukup kuat. Ini merupakan modal kita dalam menghadapi gejolak ekonomi global akibat kebijakan tarif Trump,” tegas Iskandar.
Iskandar menyakini, jika program MBG dan KMP sudah berjalan secara merata di seluruh wilayah Indonesia, maka laju pertumbuhan ekonomi di wilayah yang sukses menjalankan program ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melebihi 5 persen.
“Kita membutuhkan komitmen kuat untuk merealisasikan kedua program itu. Dan tentu saja, jika berjalan dengan baik akan menumbuh kembangkan dukungan massif dari masyarakat luas,” demikian Iskandar. ***
Artikel Terkait
Manfaatkan Segera PTSL Sertifikat Tanah Gratis 2025, Ini Persyaratannya
Usai Sebut Ijazah Joko Widodo Palsu, Bambang Beathor Suryadi Dipecat dari BP Taskin
Bobby Nasution Baru Jadi Gubernur Sumut 4 Bulan, Tiga Pejabat Pemprov Ditahan KPK
Realisasikan 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih, 2 Menteri Klaim Ciptakan 2 Juta Lapangan Kerja
Menko Polkam Klaim Kepuasan Publik Terhadap Pemerintahan Prabowo Capai 81,2 Persen
Begini Cara Tepat Merawat Bearing Motor agar Tidak Cepat Rusak
Libatkan Multipihak, Wamen Ossy Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM
PSK Mulai Menjamur di Kawasan IKN, Tarif Sekali Kencan Tembus Rp 700 Ribu
Sekolah Garuda Bakal Dibangun di Sultra, Wamendiktisaintek Cek Lokasi
Tune Up Sepeda Motor Tidak Harus Setiap Bulan Dilakukan