KLIKREAD.COM, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto meyakini keberdaaan Koperasi Merah Putih tidak akan mematikan Badan Usaha Desa (BUMDes).
Kepastian itu disampaikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menanggapi keresahan pelaku usaha BUMDes.
"Presiden Prabowo memastikan jika kehadiran Kopdes Merah Putih tidak akan mematikan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).
Tapi bisa seiring sejalan dan saling menguatkan," ujar Yandri dalam keterangannya, pada Minggu 8 Juni 2025 kemarin.
Menurut Yandri, Presiden Prabowo sangat memperhatikan kemajuan desa-desa.
Karena tercantum dalam Asta Cita Keenam, "Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan".
Yandri pun terus memantau perkembangan Koperasi Desa Merah Putih di berbagai wilayah.
Baca Juga: Sultan Andara Raffi Ahmad Beli 22 Sapi dan 90 Domba di Idul Adha Tahun Ini
Menurutnya, Kopdes Merah Putih berperan dalam mengendalikan harga bahan baku dan sembako dan memutus mata rantai tengkulak.
Yandri mengatakan, terdapat tujuh unit bisnis yang diwajibkan ada dalam ekosistem pembentukan Koperasi Merah Putih.
Yaitu kantor koperasi, kios pengadaan sembako, unit bisnis simpan pinjam, dan klinik kesehatan desa/kelurahan.
Baca Juga: Harta Kekayaan Deddy Corbuzier Nyaris Rp 1 Triliun
Selan itu juga ada apotek desa atau kelurahan, sistem pergudangan atau cold storage, dan sarana logistik.
Artikel Terkait
Momen Presiden Prancis Emmanuel Macron Disambut Anggun Hingga Kucing Bobby Kertanegara di Istana
Diskon Tarif Listrik Batal, Anggota Komisi VI DPR: Prank
Mantan Presiden RI Jokowi Alami Alergi Kulit Usai dari Vatikan, Begini Kondisinya
Presiden Prabowo Subianto Salat Idul Adha 1446 Hijriah di Masjid Istiqlal Jakarta
Skuad Garuda Menang 1-0 atas China, Presiden Prabowo Saksikan Langsung Kemenangan Krusial di GBK
Cabuli Pelajar di Bintan Berulang Kali, Pria Hidung Belang Berhasil Diringkus Polisi di Batam
Harta Kekayaan Deddy Corbuzier Nyaris Rp 1 Triliun
Hercules Jadi Pilihan Prabowo untuk Kurban di Momen Idul Adha
Sultan Andara Raffi Ahmad Beli 22 Sapi dan 90 Domba di Idul Adha Tahun Ini
Dinilai Merusak Lingkungan, Komisi IV DPR RI Desak Pemerintah Cabut IUP Lima Perusahaan Tambang di Kawasan Raja Ampat