147.748 Kartu Nusuk Telah Didistribusikan, 92 Persen JCH Telah Tiba di Tanah suci

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Minggu, 25 Mei 2025 | 13:46 WIB
 Kepala Daker Makkah Ali Machzumi menunjukkan Kartu Nusuk di Kantor Urusan Haji Indonesia, Makkah, Arab Saudi./foto:antara
Kepala Daker Makkah Ali Machzumi menunjukkan Kartu Nusuk di Kantor Urusan Haji Indonesia, Makkah, Arab Saudi./foto:antara

KLIKREAD.COM, Arab Saudi - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyebutkan, hingga Sabtu 24 Mei 2025 total 147.748 kartu Nusuk telah didistribusikan ke jemaah.

Hingga kini jemaah calon haji (JCH) Indonesia lebih dari 92 persen sudah tiba di Tanah Suci dan telah menerima kartu Nusuk.

“Kalau dirata-rata untuk setiap syarikah, lebih 92 persen jemaah yang saat ini di Tanah Suci sudah menerima kartu Nusuk,” ujar Konsul Haji pada KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam.

Baca Juga: Pemerintah Berlakukan Kembali Diskon Tarif Listrik 50 Persen pada Juni-Juli 2025

Ia menambahkan, dari total 160.094 jemaah yang sudah berada di Arab Saudi, hampir seluruhnya telah tercatat secara resmi dan siap melaksanakan seluruh rangkaian ibadah.

Saat ini, tinggal sekitar 11 hari lagi menuju puncak ibadah wukuf di Arafah yang dijadwalkan berlangsung pada 5 atau 6 Juni 2025.

Pergerakan massal menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) menjadi salah satu fase paling krusial dalam operasional haji.

Dengan tingkat distribusi Nusuk yang semakin mendekati 100 persen, PPIH optimistis seluruh jemaah Indonesia akan bisa bergerak secara tertib dan aman.

Baca Juga: Roy Suryo Kritik Bareskrim Polri Saat Umumkan Hasil Pemeriksaan Ijazah Jokowi

“Proses akselerasi terus berjalan. Setiap hari kita juga menggelar rapat evaluasi bersama Kementerian Haji Saudi dan syarikah untuk memastikan progres distribusi,” imbuh Nasrullah.

Tahun ini, PPIH bekerja sama dengan delapan syarikah penyedia layanan, yaitu Rifadah, Rawaf Mina, Mashariq Dzahabiyah (Sana Mashariq), Rifad, Mashariq Mutamayyizah (Rakeen Mashariq), Dluyuful Bait, Rehlat wa Manafea, dan MCDC.

Kartu Nusuk memiliki peran vital. Tanpa kartu ini, jemaah tidak akan bisa mengakses area-area penting seperti Masjidil Haram, Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Sebagai langkah percepatan, PPIH membentuk operation room khusus untuk memantau akselerasi, menunjuk penanggung jawab di setiap sektor dan daerah kerja (daker).

Baca Juga: Tanggapi Hasil Pemeriksaan Ijazahnya Oleh Bareskrim Polri, Jokowi: Ya Memang Asli

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X