Identitas tersangka sendiri berhasil diungkap oleh pihak berwenang setempat.
Akan tetapi, Tran tewas akibat luka tembak yang dilakukan sendiri saat Polisi berusaha menangkapnya.
Lalu 2 hari kemudian, tepat pada Senin (23/12023), seorang pria bernama Chunli Zhao (67) ) langsung ditahan oleh pihak berwenang usai melepaskan tembakan di 2 lokasi perdesaan yang berbeda.
Zhao telah menjadi tersangka penembakan massal yang menewaskan 7 orang.
Tragedi kedua ini terjadi di sebuah area peternakan jamur dan perusahaan truk Half Moon Bay yang terletak 40 km sebelah Selatan San Francisco.
Zhao diketahui merupakan pekerja di salah satu peternakan atau pembibitan terdekat dan berhasil ditangkap sekitar 2 jam setelah penembakan.
Saat ditangkap sekitar pukul 16.40, Zhao terlihat sedang duduk di dalam mobil yang diparkir di Kantor Sheriff San Mateo di sekitar Half Moon Bay.
Dari video yang beredar, tampak para deputi berhasil menundukkan seorang pria yang disinyalir adalah Zhao ke tanah di tempat parkir.
Zhao mengenakan topi putih, rompi, dan kemeja lengan panjang merah.
Baik Tran maupun Zhao merupakan warga keturunan China Amerika.
Dan sampai saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki motif kedua tersangka melakukan pembantaian massal yang menewaskan total sekitar 18 orang.
Terjadinya 2 penembakan massal yang menimpa keturunan Asia Amerika di California total telah mengalami 3 penembakan massal dalam waktu kurang dari 3 minggu.
Artikel Terkait
1,5 Miliar Akun di Twitter Bakal Dihapus, Begini Alasan Elon Musk! Para Buzzer Jadi Wawas?
Hilang Saat Mendaki di Pegunungan California, Helikopter dan Drone Dikerahkan untuk Mencari Aktor Julian Sands
TRAGIS! Tiga Pejabat Tinggi Ukraina Tewas Setelah Helikopter yang Ditumpanginya Jatuh Dekat Kyiv
Tidak Saling Sepakat Soal Bantuan Senjata untuk Ukraina, Hubungan Para Anggota Uni Eropa Memanas