KLIKREAD.COM, Filipina - DPR Filipina menyatakan persetujuannya untuk wacana pemakzulan Wakil Presiden Filipina, Sara Duterte.
Salah satu alasan dari persetujuan ini karena cukup bukti yang memberatkan tuduhan Sara telah melontarkan ancaman langsung terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr., Ibu Negara, dan mantan ketua DPR.
Dalam sidang Komite Kehakiman yang melibatkan puluhan anggota, DPR menyatakan terdapat cukup bukti awal untuk melanjutkan dua laporan pemakzulan terhadap Wapres Sara Duterte.
Baca Juga: Momen Prabowo Bertemu Carmen Hearts2Hearts, Kompak Lakukan Simbol Jari Hati
Selain soal ancaman dalam video, Duterte juga dituduh menyalahgunakan dana rahasia dalam jumlah besar serta memberikan laporan kekayaan yang tidak sesuai.
Dengan adanya keputusan tersebut, kasus ini kini berpotensi dibawa ke sidang pleno DPR, dan jika disetujui, dapat berlanjut ke persidangan pemakzulan di Senat Filipina.
Anggota DPR Filipina dari Batangas, Gerville Luistro, menyatakan bahwa DPR Filipina sedang mempersiapkan diri jika kasus pemakzulan terhadap Wakil Presiden Sara Duterte berlanjut ke persidangan di Senat.
Baca Juga: Presiden Prabowo Disambut Hangat di Seoul
Ia mengatakan bahwa dalam sidang seperti itu, dibutuhkan tim hukum yang kuat.
Karena itu, DPR mempertimbangkan untuk melibatkan pengacara swasta yang berpengalaman di pengadilan guna membantu para anggota DPR yang akan bertindak sebagai jaksa.
“Jadi, saya ingin menegaskan bahwa jika kita terus menjadi salah satu panel jaksa penuntut.
Baca Juga: Pertemuan Hangat Prabowo dan Kaisar Naruhito Perkuat Kemitraan Indonesia-Jepang
Saya sangat menyarankan agar kita melibatkan jaksa penuntut swasta untuk membantu dan mendukung anggota DPR yang akan bergabung dalam panel jaksa penuntut,” ujar Luistro dikutip laman resmi pemerintah Filipina, Kamis 30 April 2026.***
Artikel Terkait
Jamin Layanan Jemaah Lebih Aman dan Terlindungi, Indonesia–Arab Saudi Perkuat Tata Kelola Haji
Prabowo Tegaskan Dukung Penuh 20 Poin Gagasan Trump untuk Perdamaian Palestina
Hadir di Forum BoP, Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza
Presiden Prabowo Saksikan Kerja Sama RI-Arm, Kuasai Teknologi Semikonduktor
58 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Arab Saudi, Terdampak Perang AS-Israel dan Iran
Indonesia dan Jepang Perkuat Kemitraan Strategis di Era Energi Hijau
Pertemuan Hangat Prabowo dan Kaisar Naruhito Perkuat Kemitraan Indonesia-Jepang
Presiden Prabowo dan PM Jepang Sepakat Perkuat Kemitraan Strategis
Presiden Prabowo Disambut Hangat di Seoul
Momen Prabowo Bertemu Carmen Hearts2Hearts, Kompak Lakukan Simbol Jari Hati