Myanmar Izinkan 55 WNI Terjaring Operasi di Markas Online Scam Kembali ke Indonesia

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Senin, 24 November 2025 | 20:56 WIB
Ilustrasi.55 WNI yang terjaring di markas online scam akan dipulangkan. (AFP/STR)
Ilustrasi.55 WNI yang terjaring di markas online scam akan dipulangkan. (AFP/STR)

Mereka turut terdampak operasi penegakan hukum yang dilakukan Pemerintah Myanmar sejak Oktober 2025," tulis KBRI Yangon.

Baca Juga: Pemerintah China Mengeluarkan Larang Warganya Liburan ke Jepang, Ini Alasannya

KBRI Yangon pun terus melakukan koordinasi intensif dengan otoritas Myanmar dan pihak terkait untuk memastikan identitas, kondisi, serta percepatan pemulangan WNI.

KBRI menegaskan bahwa tidak ada pungutan biaya administrasi dalam penanganan dan pemulangan WNI.

Serta mengimbau para WNI untuk tetap berada di lokasi aman dan menjaga komunikasi aktif dengan KBRI.

"Seluruh proses pelindungan dan repatriasi berlangsung di tengah situasi keamanan Myanmar yang masih dinamis, keterbatasan fasilitas penampungan.

Baca Juga: Prabowo Bertemu PM Australia Albanese, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia–Australia

Serta proses investigasi yang harus ditempuh otoritas setempat.

Sehingga penanganannya memerlukan waktu, kehati-hatian, dan koordinasi lintas pihak demi keselamatan WNI," tulisnya.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Disambut Hangat di Seoul

Rabu, 1 April 2026 | 10:54 WIB
X