jabar

'Dana Rp4,1 Trilian Itu Tidak Ada', KDM akan Datangi Kemendagri dan BI Guna Cocokan Data

Rabu, 22 Oktober 2025 | 20:35 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat memberikan keterangan terkait dana deposito APBD Pemprov Jabar Rp4,1 triliun./Foto:ANTARA

KLIKREAD.COM, Jabar - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, berdasarkan data yang diterima pada periode 15 Oktober 2025, tidak ada simpanan dana deposito APBD Pemprov Jabar mencapai Rp4,1 triliun.

Hal ini dikatakan Dedi, menyikapi pernyataan disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa beberapa waktu lalu.

"Itu tidak ada," ujar pria akrab disebut KDM dalam keterangannya di Bandung, Rabu 22 Oktober 2025.

Baca Juga: KDM Ancam Copot Pejabat Sembunyikan Data APBD yang Didepositokan

Karena itu, KDM akan mendatangi Kemendagri untuk mencocokkan data yang dimiliki Pemprov Jabar.

Langkah selanjutnya, ia akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk menelusuri data yang menandai polemik tersebut.

"Hari ini saya juga akan bertemu dengan pimpinan Bank Indonesia untuk menanyakan sumber data tersebut," ujarnya.

Baca Juga: Warga Terdampak Penutupan Tambang Parung Panjang, Dedi Mulyadi Siapkan Modal Usaha

Dedi menegaskan seluruh rangkaian verifikasi data tersebut akan dilakukan secara transparan sehingga publik dapat mengetahui informasi yang sesuai fakta.

Dedi mengatakan, pihaknya harus menelusuri kebenaran data yang dimiliki kementerian dan bank sentral karena data tersebut menjadi polemik.

"Hari ini saya (memang) sudah jadwalkan ke Kemendagri, setelah dari sana ke Bank Indonesia," kata Dedi.

Secara internal, kata KDM, pihaknya sudah memastikan kejelasan sumber data tersebut dengan memanggil seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang terkait pengelolaan keuangan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Targetkan MBG Harus 100 Persen Pemenuhan Kebutuhan Gizi Masyarakat

"Para pejabat sudah saya panggil. Saya kumpulkan untuk bertanya sekali lagi, mereka itu berkata jujur, data, dan fakta, atau berbohong," katanya.***

Halaman:

Tags

Terkini