Dan, memastikan bahwa sekolah yang digabung dapat memberikan layanan pendidikan berkualitas.
“Tentunya dinas pendidikan kita minta untuk segera menyusun, dan melaksanakan proses merger tersebut.
Lakukan analisa kelayakan, dengan memandang segala aspek.
Setelah semua terpenuhi, akan segera kita tetapkan dan laksanakan,” ungkap Lis.
Sistem zonasi penerimaan murid baru, tak jarang menyebabkan kesulitan warga di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur melanjutkan pendidikan anaknya ke bangku SMP atau SMA.
Sebab penyebaran penduduk Tanjungpinang terkonsentrasi di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur.
Sementara lokasi sekolah lebih banyak berada di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Barat.
Baca Juga: Beasiswa PPDS Prioritas Putra Daerah, Kebutuhan Mendesak di Batam dan Tanjungpinang
“Sudah saatnya kita memikirkan untuk membangun SMP baru.
Di Dompak, dan di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur. Hingga penyebaran sekolah lanjutan lebih merata,” terang Lis.***