Fenomena Super New Moon, BMKG Imbau Masyarakat Pesisir di Kepri Lebih Waspada Terhadap banjir Rob

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Kamis, 11 Juni 2026 | 15:48 WIB
Ilustrasi. Akibat fenomena Super New Moon kawasan pesisir di Batam terjadi banjir Rob.
Ilustrasi. Akibat fenomena Super New Moon kawasan pesisir di Batam terjadi banjir Rob.

KLIKREAD.COM, Batam - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengimbau agar masyarakat pesisir di Provinsi Kepri lebih waspada potensi banjir Rob.

Banjir Rob ini akibat fenomena Super New Moon atau fase bulan baru yang berada pada titik terdekat dengan bumi terjadi pada 15 Juni 2026.

Menurut Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan, fenomena Super New Moontersebut berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut maksimum.

Baca Juga: Pemko Batam akan Bangun Pos Damkar Baru dari Lahan Hibah Kawasan Industri Tunas Prima

Sehingga masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan.

"Fenomena ini berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut maksimum.

Berdasarkan data water level dan prediksi pasang surut, masyarakat pesisir perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya banjir pesisir atau rob," ujar Ramlan dalam keterangannya, Rabu 10 Juni 2026 kemarin.

Baca Juga: DPRD Batam Paripurnakan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemko Raih WTP Ke-14

Sementara untuk Kota Batam, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi kawasan pesisir Kecamatan Batuaji, Batuampar, Sekupang, Nongsa, dan sejumlah daerah pesisir lainnya.

Selain Batam, potensi banjir rob juga diperkirakan terjadi di wilayah pesisir Kabupaten Lingga, Kabupaten Karimun, serta Kota Tanjungpinang.

Ramlan menjelaskan, banjir rob dapat mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kawasan pesisir dan perairan.

Baca Juga: Koarmada RI Gagalkan Upaya Penyelundupan Logam Tanah Jarang di Perairan Batam

Dampak yang mungkin terjadi antara lain terganggunya kegiatan bongkar muat di pelabuhan, aktivitas transportasi laut.

Dan juga permukiman warga di pesisir, hingga sektor tambak dan perikanan darat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X