Peringati Hari Mangrove Sedunia, Pemprov Kepri Tanam 1.000 Bibit di Pulau Dompak

photo author
Muhammad Kamil, Klik Read
- Senin, 27 Juli 2026 | 12:54 WIB
Sekretaris Daerah Misni, S.KM., M.Si., Photo bersama Danlanud RHF, sejumlah kepala dinas, serta antusiasme pelajar, mahasiswa, dan pemerhati lingkungan. (Humas Diskominfo Kepri.)
Sekretaris Daerah Misni, S.KM., M.Si., Photo bersama Danlanud RHF, sejumlah kepala dinas, serta antusiasme pelajar, mahasiswa, dan pemerhati lingkungan. (Humas Diskominfo Kepri.)

KLIKREAD.COM, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026 di pesisir Pantai Pulau Dompak, Minggu 26 Juli 2026.

Mengusung tema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Hari Mendatang”, kegiatan ini ditandai dengan penanaman serentak 1.000 bibit pohon bakau.

Mewakili Gubernur Kepri, Sekretaris Daerah Misni, S.KM., M.Si., mengapresiasi tingginya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

“Penanaman ini bukan hal kecil, melainkan langkah berdampak besar bagi penyelamatan alam,” ujarnya.

 Baca Juga: Kebakaran Rumah di Pulomas yang Tewaskan 2 Anak Sempat Diunggah Nycta Gina: Jantung Rasanya Mau Copot

Misni menyebut mangrove sebagai “tanaman dewa” berakar sederhana namun kokoh menahan ganasnya ombak, menjadi rumah bagi biota laut, hingga mampu menyerap karbondioksida jauh lebih banyak demi menjaga keseimbangan iklim.

“Satu pohon yang kita tanam hari ini, akan menjadi benteng dan berkah bagi anak cucu kita kelak,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen bersatu menjaga ekosistem pesisir, dan berjanji kegiatan ini tak hanya seremonial saat hari besar saja.

Ke depannya, penanaman mangrove akan dijadwalkan rutin setiap pekan atau bulan oleh lingkungan Pemprov Kepri.

Baca Juga: Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Open Drag Bike Dhira Brata Cup Hadirkan 506 Pembalap di Samarinda 

Sementara itu, Kepala DLHK Kepri Hendri, S.T., menyampaikan peran vital mangrove sebagai perisai alami pantai dari abrasi sekaligus penjaga kelestarian laut.

Sepanjang tahun 2026, pemerintah menargetkan menanam total 58.500 bibit yang akan disebar di wilayah Batam dan Bintan.

Dalam acara ini, Yayasan Konservasi Pesisir Indonesia juga memberikan penghargaan kepada tiga penggiat lingkungan yang telah konsisten menjaga hutan bakau di Kepri.

Turut hadir Danlanud RHF, sejumlah kepala dinas, serta antusiasme pelajar, mahasiswa, dan pemerhati lingkungan yang bergerak bersama demi pesisir yang lebih hijau dan aman.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nada Salsabila

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X