“Kami menekankan kepada para investor untuk merangkul dan merekrut tenaga kerja lokal.
Kehadiran investasi harus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Batam,” tegasnya.
Amsakar juga menyambut baik inisiatif BRIN dalam mendalami dinamika investasi di Rempang.
Ia berharap hasil penelitian tersebut dapat menghasilkan rekomendasi dan masukan strategis yang berguna bagi Pemerintah Kota Batam dalam merumuskan kebijakan pembangunan ke depan.
“Kami sangat terbuka menerima masukan.
Baca Juga: Amsakar Nilai Pertumbuhan Investasi dan Ekonomi Bisa Optimal Jika Stabilitas Keamanan Tetap Terjaga
Jika penelitian ini menghasilkan usulan atau rekomendasi mengenai langkah-langkah yang perlu diambil.
Tentu akan sangat membantu dalam menyempurnakan kebijakan demi kemajuan Batam,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Disbudpar Siapkan Paket Wisata Terpadu, Berharap Wisman Tak Hanya Singgah Namun Belanja dan Nginap di Tanjungpinang
Andalkan Wisata Budaya dan Sejarah, Kunjungan Wisman ke Tanjungpinang Triwulan I 2026 Naik 3,98 Persen
Penderita ODHIV di Tanjungpinang Capai 1.000 Orang, Wawako Tegaskan Penanganan Harus Jadi Prioritas Bersama
Realisasi Investasi Batam Capai Rp17,4 Triliun, Walikota Batam Sebut Kepercayaan Investor Domestik dan Asing Meningkat
Gubernur NTT Kembangkan Kawasan FTZ Merujuk Rancangan Diterapkan Kota Batam
Amsakar Nilai Pertumbuhan Investasi dan Ekonomi Bisa Optimal Jika Stabilitas Keamanan Tetap Terjaga
Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan, Provinsi Kepri dan Provinsi NTT Jalin Kerjasama Lintas Daerah
Momentum HUT ke-69 PP PAUD Kepri Diharapkan Mampu Jadi Solusi Ciptakan Generasi Emas Unggul dan Berdaya Saing
Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Kadinkes Tanjungpinang Ingatkan Masyarakat Jaga Kebersihan dan Kendalikan Populasi Tikus
Polda Kepri Gerebek Judi Online di Batam dan Amakan Puluhan WNA