KLIKREAD.COM, Kepri - Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena bersepakat perkuat kerjasama lintas daerah.
Kerjasama tersebut sinergi antar daerah dalam penguatan stabilitas inflasi dan ketahanan pangan.
Sekaligus melakukan studi banding Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi NTT ke TPID Provinsi Kepri.
Hal ini dibahas saat kunjungan kerja Gubernur NTT ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri.
Baca Juga: Amsakar Nilai Pertumbuhan Investasi dan Ekonomi Bisa Optimal Jika Stabilitas Keamanan Tetap Terjaga
Pertemuan dilakukan di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin 11 Mei 2026 kemarin.
Turut hadir dalam pertemuan itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT Adidoyo Prakoso, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri Rony Widijarto.
Serta sejumlah kepala OPD dari Pemprov Kepri dan Pemprov NTT.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, Kepri dan NTT memiliki banyak kesamaan karakteristik daerah yang dapat menjadi dasar membangun kerja sama konkret di masa mendatang.
Baca Juga: Gubernur NTT Kembangkan Kawasan FTZ Merujuk Rancangan Diterapkan Kota Batam
“Dengan berbagai kesamaan dan kondisi yang dimiliki oleh Kepulauan Riau dan NTT, kita bisa saling menukarkan kelebihan dan kekurangan.
Salah satunya membangun kerjasama yang konkret di kemudian hari,” ujar Emanuel.
Ia menjelaskan, saat ini NTT memiliki 21 kabupaten dan 1 kota dengan kondisi pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang relatif terjaga.
Inflasi NTT, kata dia, masih berada di bawah tiga persen dan masuk dalam kategori aman berdasarkan indikator Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan.
Artikel Terkait
Dinilai Dukung Sektor Pariwisata, Walikota Amsakar Berharap Perayaan HUT Dewi Ma Zu Masuk Kalender Event Wisata Kota Batam
Arya dan Keizia Dinobatkan Duta Wisata Encik dan Puan di Malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Batam 2026
Peringatan Hardiknas 2026 di Batam Dimeriahkan 5.120 Pelajar dengan Tari Zapin Massal
Tutup Turnamen Basket Antar Pelajar, Lis Optimis Tanjungpinang Jadi Gudang Atlet Basket di Kepri
Disbudpar Siapkan Paket Wisata Terpadu, Berharap Wisman Tak Hanya Singgah Namun Belanja dan Nginap di Tanjungpinang
Andalkan Wisata Budaya dan Sejarah, Kunjungan Wisman ke Tanjungpinang Triwulan I 2026 Naik 3,98 Persen
Penderita ODHIV di Tanjungpinang Capai 1.000 Orang, Wawako Tegaskan Penanganan Harus Jadi Prioritas Bersama
Realisasi Investasi Batam Capai Rp17,4 Triliun, Walikota Batam Sebut Kepercayaan Investor Domestik dan Asing Meningkat
Gubernur NTT Kembangkan Kawasan FTZ Merujuk Rancangan Diterapkan Kota Batam
Amsakar Nilai Pertumbuhan Investasi dan Ekonomi Bisa Optimal Jika Stabilitas Keamanan Tetap Terjaga