Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan, Provinsi Kepri dan Provinsi NTT Jalin Kerjasama Lintas Daerah

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Selasa, 12 Mei 2026 | 15:33 WIB
Pertemuan Gubernur Kepri dan Gubernur NTT  turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT Adidoyo Prakoso, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri Rony Widijarto, serta sejumlah kepala OPD.(Foto:Diskominfo Kepri)
Pertemuan Gubernur Kepri dan Gubernur NTT turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT Adidoyo Prakoso, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri Rony Widijarto, serta sejumlah kepala OPD.(Foto:Diskominfo Kepri)

KLIKREAD.COM, Kepri - Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena bersepakat perkuat kerjasama lintas daerah.

Kerjasama tersebut sinergi antar daerah dalam penguatan stabilitas inflasi dan ketahanan pangan.

Sekaligus melakukan studi banding Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi NTT ke TPID Provinsi Kepri.

Hal ini dibahas saat kunjungan kerja Gubernur NTT ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri.

Baca Juga: Amsakar Nilai Pertumbuhan Investasi dan Ekonomi Bisa Optimal Jika Stabilitas Keamanan Tetap Terjaga

Pertemuan dilakukan di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin 11 Mei 2026 kemarin.

Turut hadir dalam pertemuan itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT Adidoyo Prakoso, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri Rony Widijarto.

Serta sejumlah kepala OPD dari Pemprov Kepri dan Pemprov NTT.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, Kepri dan NTT memiliki banyak kesamaan karakteristik daerah yang dapat menjadi dasar membangun kerja sama konkret di masa mendatang.

Baca Juga: Gubernur NTT Kembangkan Kawasan FTZ Merujuk Rancangan Diterapkan Kota Batam

“Dengan berbagai kesamaan dan kondisi yang dimiliki oleh Kepulauan Riau dan NTT, kita bisa saling menukarkan kelebihan dan kekurangan.

Salah satunya membangun kerjasama yang konkret di kemudian hari,” ujar Emanuel.

Ia menjelaskan, saat ini NTT memiliki 21 kabupaten dan 1 kota dengan kondisi pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang relatif terjaga.

Inflasi NTT, kata dia, masih berada di bawah tiga persen dan masuk dalam kategori aman berdasarkan indikator Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X