Walikota Lis Nilai Keberadaan KKSS Mitra Strategis dalam Mendukung Pembangunan Kota Tanjungpinang

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Minggu, 12 April 2026 | 14:41 WIB
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah foto bersama BPD KKSS Tanjungpinang dan Bintan di ajang silaturahmi.(Foto:Diskominfo Tanjungpinang)
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah foto bersama BPD KKSS Tanjungpinang dan Bintan di ajang silaturahmi.(Foto:Diskominfo Tanjungpinang)

KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menilai, keberadaan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Tanjungpinang dan Bintan merupakan mitra strategis dalam mendukung pembangunan Kota Tanjungpinang.

Pernyataan Lis ini saat menghadiri jemputan Halal Bihalal Badan Pengurus Daerah (BPD) KKSS Tanjungpinang dan Bintan, digelar di pantai Sejiwa Dompak, Minggu 12 April 2026.

Dalam kesempatan itu, Walikota Lis Darmansyah menyampaikan terima kasih atas sambutan dan semangat para perantau asal Sulsel yang tersebar di Provinsi Kepri, khususnya Kota Tanjungpinang.

Baca Juga: Arasy Pelajar Multi Talenta Sukses Borong Juara Tilawah dan Story Telling di Ajang Bakat PAI dan FLS3N

“Bersama saudara-saudara KKSS dengan sambutan hangat.

Ini tentu menjadi spirit kekelurgaan bersama untuk terus terjalin silaturahmi dengan baik.

Pemerintah Kota Tanjungpinang mengapresiasi peran KKSS sebagai mitra strategis dalam menjaga keharmonisan dan turut berkolaborasi mendukung pembangunan di Kota Tanjungpinang," ucap Lis.

Lis berharap agar momentum Halal Bihalal ini menjadi penguat kebersamaan antara pemerintah dan keluarga besar KKSS.

Baca Juga: Bertabur Piala dan Penghargaan, Penutupan Lomba Pentas Seni 2026 K3S Kecamatan Bengkong Berlangsung Meriah

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin baik antara Pemerintah Kota Tanjungpinang dan KKSS dalam mendukung pembangunan daerah.

"Kami berharap para tokoh KKSS yang ada di kota Tanjungpinang dan provinsi Kepulauan Riau, bisa mendorong dan memberikan masukan terhadap kebijakan pemerintah terkait pembangunan.

Sulsel dan Kepri punya sejarah panjang, terutama hubungan suku Bugis-Makassar dengan Suku Melayu.

Baca Juga: Amsakar Dorong Peningkatan Akses Pendidikan

Tidak heran jika banyak sekali perpaduan budaya antara Melayu dan Bugis yang dapat dilihat di hampir seluruh wilayah Kepulauan Riau," jelas Lis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X