KLIKREAD.COM, Kepri - Gubernur Kepri Ansar Ahmad, menyambut baik berbagai gagasan dan rencana kerja sama yang disampaikan akademisi dari Universiti Al-Quran Al-Sultan Abdullah Ahmad Shah (UNIQSAAS) Pahang.
Gubernur Ansar menegaskan, bahwa Pulau Penyengat memiliki posisi penting sebagai pusat perkembangan sastra Melayu.
“Pulau Penyengat merupakan pusat lahirnya karya-karya besar sastra Melayu, termasuk Gurindam Dua Belas yang ditulis oleh Raja Ali Haji,” jelas Ansar.
Lebih lanjut, Ansar juga memaparkan rencana Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk membangun monumen Bahasa Indonesia di Pulau Penyengat sebagai simbol sejarah lahirnya bahasa persatuan bangsa Indonesia dari pulau tersebut.
Menurutnya, kolaborasi lintas negara dalam bidang budaya dan pendidikan seperti ini menjadi langkah strategis dalam menjaga dan mengembangkan warisan Melayu agar tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Melalui pertemuan ini, diharapkanGubernur Kepri terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Universiti Al-Qur’an SAAS Pahang.
Tenunya kata dia, dalam pelestarian manuskrip, penguatan budaya Melayu, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.***
Artikel Terkait
Deputi Bappenas Tinjau Pulau Penyengat untuk Melihat Potensi Pengembangan Kawasan
Diskominfo dan BKPSDM Batam Umumkan Seleksi Penerimaan IPDN Tahun 2025
Li Claudia Chandra Didaulat Menjadi Anggota Dewan Kehormatan Yayasan Hakka Batam
Ribuan Warga Sambut Meriah Pembukaan MTQH XXXIV Tingkat Kota Batam
Perkuat Koordinasi dan Hak Hukum bagi Perempuan, GOW Tanjungpinang Lakukan Kunker ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang
Kejuaraan Pencak Silat Championship Piala Walikota Tanjungpinang 2026, Walikota Lis Berharap Hasilkan Atlet Berprestasi Tingkat Nasional
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Pemko Tanjungpinang Telah Distribusikan Air Bersih Capai 894,5 Ton
Jasa Kontruksi dan Toko Bangunan Diimbau Waspadai Penipuan Lelang Tertutup Pengadaan Material Mengatasnamakan Dinas Perkim Kepri
Kementerian Bappenas Nilai Museum dan Monumen Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Miliki Potensi Jadi Daya Tarik Wisata Sejarah
Akademisi UniQSAS Pahang Kagum Manuskrip Peninggalan Kerajaan Riau-Lingga di Pulau Penyengat Masih Terjaga Baik