Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang adaptif dan terintegrasi agar tidak terjadi benturan antara FTZ, KEK, dan PSN.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menambahkan bahwa posisi Batam sebagai kawasan Free Trade Zone (FTZ) selama ini dinilai telah memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan investasi.
Menurutnya, penguatan kebijakan sebaiknya difokuskan pada optimalisasi FTZ itu sendiri.
Sehingga pihaknya menyoroti adanya kebijakan KEK dan PSN di wilayah FTZ dikhawatirkan dapat berbenturan dengan fasilitas FTZ itu sendiri.
Dalam diskusi turut dibahas sejumlah isu strategis lintas sektor, antara lain terkait perizinan dasar dan lingkungan, pengawasan kepabeanan dan tenaga kerja asing, integrasi sistem informasi, pasokan energi dan air bagi industri, pengelolaan lingkungan, serta penguatan pengawasan kawasan.
Baca Juga: Bantuan Akan Terus Diperluas, Li Claudia: Lansia Batam Harus Sejahtera
Sebagai langkah strategis ke depan, BP Batam mendorong penguatan peran Batam sebagai kawasan Free Trade Zone (FTZ) secara penuh, dengan meminimalkan adanya irisan kebijakan dengan skema lain seperti KEK dan PSN.
KPK juga menyoroti pentingnya kepatuhan pelaku usaha terhadap kewajiban perpajakan, pelaporan, dampak lingkungan serta regulasi yang berlaku, guna memastikan investasi yang masuk memberikan kontribusi nyata bagi negara dan masyarakat.
Melalui koordinasi ini, BP Batam dan KPK sepakat untuk terus memperkuat sinergi dalam mendorong iklim investasi yang sehat, transparan, dan berintegritas, sekaligus memastikan bahwa pengembangan kawasan industri, KEK, dan PSN di Batam dapat memberikan manfaat optimal bagi pembangunan daerah dan nasional. ***
Artikel Terkait
Bantuan Akan Terus Diperluas, Li Claudia: Lansia Batam Harus Sejahtera
Waduk Sei Jago Bintan yang Rusak Parah, Wagub Nyanyang Instruksikan Rehab Total
Fokus pada Keadilan Sosial dan Mahasiswa Tidak Mampu, Pemprov Kepri Tingkatkan Kuota Beasiswa 2026
Perkuat Komitmen Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2026, DPRD Kota Batam Terima Audiensi KPK RI
Kepala BP Batam Dukung Penuh Audit BPK RI atas LK 2025
Amsakar-Li Claudia bersama Kapolda Kepri Meresmikan Rusun Rumah Hoegeng
Sensus Ekonomi 2026 Batam, Rudi Panjaitan Ajak Berpartisipasi
Respons Cepat 110 Perkuat Keamanan Pelabuhan, Polsek KKP Batam Intensifkan Patroli Malam
Hangatnya Pertemuan Zainab Rahim Penulis Legendaris dan Nada Salsabila Kamil Penulis Muda Asal Batam di Nagoya Hill
Batam Canangkan Program Kelurahan Cantik 2026, Wujudkan Satu Data Indonesia