Menurutnya, Rapel menyikapi pentingnya pelestarian lingkungan di Kota Batam sebagai tantangan dan keseimbangan atas kerusakan lingkungan hidup.
Akibat maraknya pembangunan di Kota Batam, terutama yang merusak lingkungan hidup dan mengabaikan kelestarian bumi.
Baca Juga: Hasil TKA: Data Jujur untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan
“Terima kasih yang tak terhingga kepada pihak perusahaan PT. LIMAS RAYA GRIYA, PT.UMA GRAHA BERKAH yang telah mendukung dan ikut dalam program RAPEL dalam giat penanaman 5000 Mangrove,” ucapnya.
Kedepannya, kerjasama ini terus menerus semakin baik dan Rapel bertekad akan mencanangkan pelestarian lingkungan hidup di Kota Batam dengan berbagai program.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat dan pihak terkait.
Baca Juga: Hasil TKA: Data Jujur untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan
Tak lupa juga sebuah apresiasi atas inisiatif RAPEL dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Rapel berencana untuk terus melakukan kegiatan konservasi lingkungan lainnya di berbagai wilayah.***
Artikel Terkait
Dari Momentun HAB ke-80, Menag RI Tegaskan Kerukunan Bukan Sekadar Ketiadaan konflik, Melainkan Sebuah Energi Kebangsaan
Wawako Raja Ariza Nilai Tema HAB ke-80 Kemenag RI Sejalan dengan Arah Pembangunan Pemko Tanjungpinang
Waketum Kompas HTN Menyoroti Urgensi Harmonisasi Peraturan Daerah dengan KUHP Baru
Sat Samapta Polresta Barelang Gelar Apel Kontijensi Pasca Libur Tahun Baru 2026
Turnamen Trofeo Mini Soccer Kobel Darat: Ajang Evaluasi dan Silaturahmi Pemuda Lokal
UKM Risalah Maritim UMRAH Umumkan Pengurus Baru Periode 2025-2026
Satlantas Polresta Barelang Gelar Strong Point Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Lancar
RSBP Batam Terima Sertifikat Halal, Jadi Rumah Sakit Pertama di Kepri
STIE Pembangunan Rayakan Milad ke-28 dengan Turnamen Futsal Pelajar se-Kepri
Kata Halaman: Lapak Baca Gratis yang Menghidupkan Literasi di Tanjungpinang