Euis berharap, upaya pemantauan kesehatan anak tetap dapat dilakukan meskipun program telah berakhir.
Baca Juga: Pariwisata Penghasil Devisa terbesar, Presiden Prabowo Soroti Masih Banyak Kota Kumuh
“Kami berharap pemeriksaan dan pendampingan anak tetap berjalan meskipun tanpa bantuan dari Srikandi, karena kesehatan anak adalah tanggung jawab bersama,” pungkas Euis.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Srikandi PLN Batam bersama PIKK PLN Batam turut menyalurkan bantuan sembako berupa beras kepada penerima bantuan stunting.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara PLN Batam, fasilitas layanan kesehatan, dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi tumbuh kembang anak di Kota Batam. ***
Artikel Terkait
Anggota DPRD Batam Ruslan Sinaga Dilaporkan ke BK atas Dugaan Arogan di RS Budi Kemuliaan
Saat Walikota Batam dan Pejabat Rayakan HJB ke-196, Serikat Buruh Gelar Unjuk Rasa Sampaikan sejumlah Tuntutan
Walikota Lis Sampaikan Penghargaan, Kehadiran Danlanal Bintan Dinailanya Turut Mendukung Kelancaran Progam Dijalankan Pemko Tanjungpinang
Sekda KotaTanjungpinang Tekanakan Keberadaan DKM dan Majelis Taklim jadi Garda Terdepan Membangun Karakter Masyarakat
Walikota Tanjungpinang Imbau Masyarakat Perhatikan Keamanan Rumah, Pemko Tanjungpinang Siap Duukung Pengamanan Nataru
Difokuskan Dititik Keramaian Masyarakat, 291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Nataru di Tanjungpinang
Bahas Penyusunan Perwako RAD Pengembangan KLA, Pemko Tanjungpinang Wujudkan Kota Layak Anak
Satpolair Polresta Barelang Salurkan Bantuan Sosial ke Masyarakat Pesisir Batu Merah
35 WBP Lapas Tanjungpinang Diusulkan Remisi Nataru 2025
Kasus Viral Bidan Medan: Kuasa Hukum AR Bantah Tuduhan Kekerasan