Akibat Keterbatasan Lahan, BP Batam Akui Bingung Relokasi Pemilik PL Berada Dekat Waduk Hutan Serapan Air

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Kamis, 18 Desember 2025 | 13:10 WIB
Kegiatan Reses Anggota DPD RI Perwakilan Kepri, Ria Saptarikan bersama BP Batam di Gedung Graha Kadin. (Harment Adiya)
Kegiatan Reses Anggota DPD RI Perwakilan Kepri, Ria Saptarikan bersama BP Batam di Gedung Graha Kadin. (Harment Adiya)

Sementara pada kegiatan reses tersebut DPD RI juga selain mempertanyakan hutan, juga terkait lahan dan banjir kerap terjadi di Batam.

Pada kesempatan itu Iyus Rusmana mengaskan, bahwa sejak BP Batam berdiri telah melakukan pengamanan terhadap hutan, lahan serta pengendalian banjir.

Baca Juga: Eddy Supriatna Kembali Pimpin JMSI Kepri Periode 2025-2030

"Progres-progres BP Batam terhadap tiga masalah tersebut telah dilaksanakan dan bisa kita lihat sendiri.

Maka dari itu terkait lingkungan dalam hal ini bisa lebih kolaborasi lagi antara BP Batam dengan DPD RI ini.

Sehingga aspirasi-aspirasi kami sebagai pemerintah memiliki visi misi bisa simultan dan singkron terhadap program tersebut untuk kemajuan Kota Batam ini," ujar Iyus.

Baca Juga: Polsek Belakang Padang Dukung Swasembada Pangan, Jemur Jagung Pipil Hasil Panen

Terkait persentasi dalam penyelesaian masalah tersebut, Iyus juga menegaskan, hal tersebut tidak bisa digambarkan karena menyangkut masalah demi masalah terus bertambah.

Namun demikian, terkait penyelesaian lahan untuk progresnya cukup drastis.

Dimana kata dia, BP Batam telah menerapkan sistem Line Managemet System dilakukan secara online semuanya.

Baca Juga: BP Batam Kembali Torehkan Prestasi Tingkat Nasional

Tentunya kata da, dengan aturan-aturan pengetatan terhadap pemilik PL cukup tegas.

Bahkan BP Batam telah melayangkan peringatan terhadap pemilih lahan, jika dalam waktu tertentu lahan tersebut tidak digunakan akan diambil alih direlokasi pada pihak tertentu.

Kendati demikian, Iyus mengakui dalam penyelesaian masalah baik hutan, lahan dan banjir di Batam, diakui masih keterbatasan SDM perlu kerjasama semua pihak.

Baca Juga: JMSI Kepri Luncurkan Buku 'Tolak Jadi Korban TPPO' dan Umumkan Pemenang Lomba Karya Tulis Tingkat Pelajar SMA/SMK

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X