“Ketika Tim Penilai melihat aplikasi yang kami buat, itu harus dipastikan memang berfungsi dan digunakan dengan baik,” ucapnya.
Amsakar juga menginstruksikan seluruh OPD mempersiapkan data dan laporan yang akurat sesuai kondisi lapangan.
Ia menekankan bahwa transparansi dan data faktual adalah bentuk komitmen Batam dalam meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi.
“Saya tidak ingin ada data yang dibuat hanya demi penilaian.
Semua harus sesuai fakta dan realitas,” tutup Amsakar.
Turut mendampingi, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, Kepala Badan Riset Daerah (Brida) Kota Batam Efrius.
Serta juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batam Rudi Panjaitan, dan sejumlah Kepala OPD terkait.***
Artikel Terkait
Pemko Tanjungpinang Raih Sertifikat Pusat Perbelanjaan Berbasis Kekayaan Intelektual dari Kemenkumham
Kegiatan Mewarnai Jadi Sarana Pembentukan Karakter Sekaligus Mengenalkan Kreativitas Sejak Dini
Kegiatan Profiling ASN Langkah Penting Petakan Kompetensi Pengembangan Aparatur Pemko Tanjungpinang
Dukung Program Asta Cita, Pemprov Kepri Salurkan 2.000 Paket Sembako Tahap II ke warga Tanjungpinang
Wagub Nyanyang Berharap Ancaman Pencemaran Tumpahan Minyak di Perairan Segera Disikapi dengan Langkah Cepat
Jika Aparatur Pahami Aturan Menyeluruh, Walikota Amsakar Optimistis Pembangunan dan Tata Kelola Pemerintahan Semakin Baik
Tertinggi Ketiga Nasional, Gubernur Ansar Klaim Pertumbuhan Ekonomi Kepri Triwulan Tiga Tumbuh 7,48 Persen
Beri Kemudahan Investasi, Pemprov Kepri akan Dampingi Langsung Investor Guna Memberikan Kepastian Usaha
Pemprov Kepri Raih Penghargaan Terbaik Kedua Inovasi Pengelolaan Kepegawaian Tingkat Nasional 2025
Si Amru Antar Anak Pulang: Bhabinkamtibmas Batu Ampar, Jaga Keselamatan Sekolah