Ia menyebut, langkah tersebut sejalan dengan Asta Cita ke-7 Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menekankan penguatan reformasi politik, hukum, dan birokrasi untuk pencegahan korupsi dan narkoba.
“Yang perlu tertanam dalam diri kita semua adalah bagaimana persepsi publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan dapat berubah ke arah yang lebih baik.
Baca Juga: Kegiatan Mewarnai Jadi Sarana Pembentukan Karakter Sekaligus Mengenalkan Kreativitas Sejak Dini
Perubahan yang nyata serta peningkatan objektivitas harus terus kita dorong,” ujar Amsakar.
Ia juga berharap seluruh peserta mengikuti sosialisasi dengan sungguh-sungguh agar memahami aturan secara menyeluruh, sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat dan sesuai ketentuan.
“Kalau pedomannya dipahami dengan jelas, insyaallah Bapak/Ibu akan memiliki keyakinan dalam menganalisis sebuah kasus serta keberanian mengambil keputusan secara objektif,” tegasnya.***
Artikel Terkait
Aksi Bersih Waduk Duriangkang, BP Batam Ajak Warga Jaga Sumber Air Kota
BP Batam Kuatkan Komitmen Bersama 21 FKPD Unsur Pengamanan, Jaga Alam dan Investasi di KPBPB Batam
Diyakini Kondisi Darurat Mitigasi Dilakukan Cepat dan Terah, Pemko Batam Dukung Latihan Marpolex
Menjadi Penyemangat Baru, Ustadz Kondang Batam Asep Rabbany Masuk Pengurus PAR DPD Kota Batam
Ajarkan Fokus dan Kesabaran, Sekda Akui Dapat Pengalaman Baru Teknik Menembak
Pemko Tanjungpinang Raih Sertifikat Pusat Perbelanjaan Berbasis Kekayaan Intelektual dari Kemenkumham
Kegiatan Mewarnai Jadi Sarana Pembentukan Karakter Sekaligus Mengenalkan Kreativitas Sejak Dini
Kegiatan Profiling ASN Langkah Penting Petakan Kompetensi Pengembangan Aparatur Pemko Tanjungpinang
Dukung Program Asta Cita, Pemprov Kepri Salurkan 2.000 Paket Sembako Tahap II ke warga Tanjungpinang
Wagub Nyanyang Berharap Ancaman Pencemaran Tumpahan Minyak di Perairan Segera Disikapi dengan Langkah Cepat