Wujudkan Kota Inklusif, Walikota Tanjungpinang Berencana Bangun Lansia dan Anak

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Selasa, 4 November 2025 | 14:48 WIB
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah./net
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah./net

KLIKREAD>COM, Tanjungpinang - Dalam rangka mewujudkan Kota inklusif, Walikota Tanjungpinang Lis Sarmansyah berencana menata ulang Lapangan Pamedan Ahmad Yani menjadi Taman Lansia dan Anak.

Taman ini menjadi ruang publik terpadu yang ramah dua generasi menjadi salah satu motor penggerak komunitas sosial di Tanjungpinang.

Langkah ini menjadi bagian dari visi “Bima Sakti” yang diusung Walikota Lis Darmansyah dan Wakil Walikota Raja Ariza.

Baca Juga: Pemko Tanjungpinang Lakukan Transformasi Digital dalam Tata Kelola Pemerintahan

“Kami ingin taman ini menjadi tempat anak bermain sekaligus ruang bagi orang tua dan lansia untuk berkegiatan, bersilaturahmi, dan tetap produktif,” ujar Lis, Selasa 4 November 2025.

Dikatakan Lis, taman ini dirancang tidak hanya sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga sebagai pusat interaksi sosial dan kreativitas masyarakat, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Dikatakannya, bahwa dari 237.430 jiwa penduduk Tanjungpinang sekitar 11,16 persen atau 26.780 jiwa merupakan lansia, dan 24,18 persen atau sekitar 58 ribu jiwa adalah anak-anak.

Baca Juga: Batam Catatkan Pertumbuhan Logistik yang Signifikan, Peti Kemas hingga General Cargo Tumbuh 2 Digit

Dengan demikian, lebih dari sepertiga warga membutuhkan ruang aktivitas yang ramah dan aman.

Taman yang luasnya sekitar 1,3 hektare di jantung kota itu akan dilengkapi lintasan jogging berbahan karet sintetis, lapangan mini soccer.

Dan juga arena bermain anak, rumah kreatif lansia, gazebo, musholla, dan plaza publik.

Tata letak taman disusun secara inklusif dengan jalur pedestrian ramah kursi roda, area teduh dengan pohon peneduh, serta zona bermain aman bagi anak-anak.

Baca Juga: Kick Off Pelatihan Calon Transmigran Rempang Eco-City: Bangun Peradaban, Ciptakan Pusat Ekonomi Baru

“Meskipun anggaran terbatas, bukan berarti inovasi berhenti.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X