“Ini hanya masalah nila setitik rusak susu sebelanga.
Jika ada satu SPPG yang bermasalah, jangan sampai dianggap sebagai representasi keseluruhan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Amsakar mengajak seluruh peserta Bimtek untuk meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan gizi.
Karena aspek substansi tidak dapat dikalahkan oleh kepentingan bisnis semata.
“Jangan sampai berorientasi bisnis mengabaikan hal yang substansial,” katanya.
Seraya berharap para petugas yang mengikuti Bimtek ini dapat menerapkan ilmu yang didapat dengan penuh tanggung jawab.
Baca Juga: Dinkes Kepri akan Tambah 5000 TCM dan Perkuat Kapasitas Kader Guna Percepatan Penuntasan TBC
Dengan demikian, program yang digagas pemerintah pusat benar-benar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.***
Artikel Terkait
Kepala BP Batam Tertibkan Chassis Kontainer di Bahu Jalan Batu Ampar
Gubernur Kepri Nilai Kebijakan OJK Beri Dampak Positif Menjaga Stabilitas Sistem Perekonomian
Pemprov Kepri Lepas 19 Atlet akan Berlaga di Ajang PORNAS XVII KORPRI 2025 di Sumatera Selatan
Kunjungan Wisman ke Kepri alami Kenaikan 17,06 Persen, Terbanyak ke Kota Batam
Wisatawan Jatim Dinilai Potensial Kunjungi Kepri, Dispar Bakal Kerjasama Maskapai Garuda Indonesia
Dinkes Kepri akan Tambah 5000 TCM dan Perkuat Kapasitas Kader Guna Percepatan Penuntasan TBC
Polresta Barelang Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMPN 29 Batam, Edukasi Pelajar Agar Berani Tolak Narkoba
Kalapas Batam Hadiri Kunjungan Kerja Reses Komisi XIII DPR RI di Batam
Amsakar Berharap Rumah Pompa Air Jadi Solusi Efektif Atasi Banjir di Kawasan Padat Aktivitas
Walikota Batam Serahkan 1100 Paket Sembako kepada Masyarakat Belakang Padang