Walikota Batam Tekankan SPPG Harus Beri Pelayanan Berkualitas Sebagai Wujud Tanggung Jawab Moral Terhadap Bangsa

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Sabtu, 4 Oktober 2025 | 19:35 WIB
Walikota Batam Amsakar Achmad saat membuka bimtek Petugas Penjamah Makanan di setiap SPPG se-Provinsi Kepri. (Foto: Diskominfo Batam.)
Walikota Batam Amsakar Achmad saat membuka bimtek Petugas Penjamah Makanan di setiap SPPG se-Provinsi Kepri. (Foto: Diskominfo Batam.)

KLIKREAD.COM, Batam - Walikota Batam Amsakar Achmad menekankan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam memberikan pelayanan gizi tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata.

Namun lebih dari itu kata Amsakar, berikan pelayanan yang berkualitas merupakan wujud tanggung jawab moral terhadap bangsa.

Hal ini diucapkan Amsakar saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Penjamah Makanan di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Provinsi Kepulauan Riau.

Baca Juga: Walikota Batam Serahkan 1100 Paket Sembako kepada Masyarakat Belakang Padang

Acara diselenggarakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) berlangsung di Hotel Grand Mercure Batam Centre, Sabtu 4 Oktober 2025.

“Untuk kemaslahatan republik dan kebaikan bangsa, jangan berpikir tentang keuntungan saja.

Ini juga menjadi investasi di akhirat karena ada nilai amal di dalamnya,” ujarnya.

Baca Juga: Amsakar Berharap Rumah Pompa Air Jadi Solusi Efektif Atasi Banjir di Kawasan Padat Aktivitas

Amsakar menegaskan, bahwa kebijakan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam menyiapkan generasi yang berkualitas.

“Kebijakan ini harus kita sukseskan karena sebenarnya ini adalah upaya kita untuk memberikan gizi yang baik kepada generasi kita.

Sehingga ketika masuk puncak bonus demografi 2035 dan Indonesia Emas 2045, mereka sudah didesain menjadi generasi yang siap berkompetisi,” tegasnya.

Baca Juga: Kalapas Batam Hadiri Kunjungan Kerja Reses Komisi XIII DPR RI di Batam

maka dari itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi dan integritas dalam pelayanan gizi.

Menurutnya, masalah kecil yang muncul di lapangan tidak boleh dianggap remeh karena bisa menimbulkan persepsi negatif yang luas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X