“Johor yang biasanya ekspor ke Singapura kini memprioritaskan untuk memasok kebutuhan sendiri.
Food Security Agency Singapura sudah beberapa kali bertemu dengan kami,” katanya.
Ia menyampaikan bahwa Kepri telah melakukan ekspor sekitar 6.000 ton tanaman hidroponik.
“Itu baru memasok 2-3 mal saja, masih sangat besar peluangnya,” jelas Ansar.
Baca Juga: Sekda Berharap Olaharga Menjadikan Bagian Budaya dalam Kehidupan Sehari-hari Warga Tanjungpinang
Selain sayuran hidroponik, Ansar juga menyebut Kepri telah mengekspor ayam hidup asal Kabupaten Bintan, sejumlah 1,5 juta ekor untuk memasok kebutuhan beberapa mal.
Gubernur mengatakan bahwa pihaknya terus membuka komunikasi dengan Food Security Agency Singapura, untuk memperluas jenis komoditas yang bisa diekspor.***
Artikel Terkait
239 Pelajar Antusias Meriahkan 'Semarak Museum di Hatiku 2025' Digelar Selama Tiga Hari
Propam Polda Kepri Terima Laporan 4 Oknum Polisi dari Kuasa Hukum Gordon Silalahi
Direksi PLN Batam Tinjau Command Centre K3, Dorong Digitalisasi Pengawasan Keselamatan Kerja
Polsek Bulang Monitoring Lahan Ketahanan Pangan Jagung Pipil, Dukung Program Asta Cita
Fun Run 5K Dijadikan Agenda Rutin, Lis Berharap Jadi Mewadah Salurkan Bakat dan Hobi Lari Warga Kota Tanjungpinang
Sekda Berharap Olaharga Menjadikan Bagian Budaya dalam Kehidupan Sehari-hari Warga Tanjungpinang
Tingkatkan Wasit Lebih Profesional, PTSMI Beri Pelatihan Wasit bagi Klub Tenis Meja se-Kota Tanjungpinang
Wakil Kepala BP Batam Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur di Rempang Eco City
Kisah Sukses Grup Band Kalahari: Dari Singapura hingga Jakarta
Rock Friend'z 2025: Silaturahmi Musisi Indonesia, Singapura, dan Malaysia di Batam