“Jarang kita lakukan apel yang dihadiri pejabat tinggi termasuk ketua DPRD.
Ini bukti bahwa kita searah, memberikan dukungan, termasuk dengan menambah sarana dan prasarana kebersihan,” kata dia.
Baca Juga: Kepala Desa Batu Belah Bantah Dugaan Penyelewengan Dana Desa Terkait BLT
Amsakar menceritakan, setiap kali pejabat dari luar daerah datang ke Batam, mereka selalu memuji kemajuan kota.
Namun, kondisi tersebut kerap tercoreng oleh tumpukan sampah di tepi jalan.
“Awalnya bangga dengan kemajuan Batam, tapi persoalan sampah ini bikin kita malu,” tegasnya.
Ia menjelaskan, Pemko Batam telah menambah armada kebersihan serta membentuk tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan yang masing-masing bertugas di tiga kecamatan.
Baca Juga: Walikota Batam Nyatakan Niat Bangun Gedung Bersama Bagi KPU dan Bawaslu
Setiap UPT dilengkapi insinerator berkapasitas 30-40 ton per hari.
“Ini ikhtiar serius untuk membenahi persoalan sampah di Batam.
Mari kita bergerak bersama dan berhenti melakukan praktik-praktik yang menyimpang,” ajak Amsakar.***
Artikel Terkait
Polres Kepulauan Anambas Gelar Coffee Gathering dengan Insan Pers untuk Perkuat Sinergitas dan Komunikasi
Dana Desa Diduga Diselewengkan, Warga Batu Belah, Anambas Minta Inspektorat Tutun Kelapangan untuk Cek Kebenaran
Kontak Polresta Barelang: Layanan 110 Siap Membantu Anda
Bupati Anambas Aneng Saksikan Panen Raya Padi di Desa Rewak, Dorong Ketahanan Pangan Lokal
Alami Kebocoran, KN 547 PPLP Tanjunguban Evakuasi BG Bina Marine 80 di Perairan Pulau Putri
Walikota Batam Nyatakan Niat Bangun Gedung Bersama Bagi KPU dan Bawaslu
Kepala Desa Batu Belah Bantah Dugaan Penyelewengan Dana Desa Terkait BLT
BRI Peroleh Anugerah Ekonomi Hijau atas Pemberdayaan UMKM
Babinsa Koramil 02 Tarempa Laksanakan Komsos dengan Pedagang di Pasar Ikan
Mubalig Dinilai Memiliki Kekuatan Lisan, Walikota Batam Ingatkan Berhati-hati Menyampaikan Pesan