Hal ini dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
“TMMD bukan hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga memiliki makna penting dalam memantapkan kemanunggalan TNI dan rakyat.
Baca Juga: Kepri Jadi Tuan Rumah Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia ke-16 Tahun 2025
Hal ini merupakan upaya menyiapkan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, baik masa kini maupun masa depan,” ucap Amsakar saat membacakan amanat tersebut.
Sebagai penutup, rangkaian acara diakhiri dengan Pembagian paket sembako kepada masyarakat sekitar.
Serta peninjauan langsung hasil pembangunan TMMD tahun 2025.
Baca Juga: Pekan Budaya Melayu Nusantara 2025: Wujud Pelestarian Warisan Budaya di Tanjungpinang
Suasana penuh keakraban tersebut semakin menegaskan makna TMMD, yakni gotong royong, persatuan, dan pengabdian demi kesejahteraan rakyat.***
Artikel Terkait
Warga Ucapkan Terima Kasih, TMMD Bangun Jalan Sepanjang 1.591 Meter di Kaveling Sambau IV
Walikota Batam Tegaskan Pentingnya BAZNAS Jaga Integritas, Pengelolaan Tidak Sehat Segera Dirombak
Wawako Tekankan Perlu Pelestarian Tradisi Mandi Safar Bagian Warisan Budaya Tak Benda
Masyarakat Pulau Penyengat Gelar Tradisi Mandi Safar dan Doa Selamat
125 Peserta Se Indonesia Hadiri KPDI ke 16 Tahun 2025, Kepri Jadi Tuan Rumah
Pekan Budaya Melayu Nusantara 2025: Wujud Pelestarian Warisan Budaya di Tanjungpinang
Kepri Jadi Tuan Rumah Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia ke-16 Tahun 2025
Misi Kemanusiaan Siswa SIP Polda Kepri: Tebar Empati di Kabupaten Lingga
HMI Cabang Batam Dukung Penuh Kinerja BAZNAS Kota Batam
Pesta Rakyat HUT RI ke-80 Kota Batam: Saksikan Penampilan Charlie ST12 dan Tri Suaka