Ansar akan Tata Pulau Penyengat Menjadi Kawasan Wisata Budaya Keraifan Lokal Melayu dan Religi dengan Konsep Modern

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Selasa, 12 Agustus 2025 | 12:53 WIB
Gubernur Kepri foto bersama usai menggelar sosialisasi penataan wisata Pulau Penyengat bersama Kementerian PUPR. (Foto: Diskominfo Tanjungpinang.)
Gubernur Kepri foto bersama usai menggelar sosialisasi penataan wisata Pulau Penyengat bersama Kementerian PUPR. (Foto: Diskominfo Tanjungpinang.)

KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Gubernur Kepri Ansar Ahmad akan menata Pulau Penyengat menjadi kawasan destinasi wisata budaya dan religi dengan ciri khas nasional.

Penataan kawasan wisata Pulau Penyengat ini akan mengintegrasikan konsep modern dengan kearifan lokal Melayu.

Pernyataan Ansar ini saat menggelar sosialisasi rencana penataan kawasan Pulau Penyengat tahap III tahun 2025.

Baca Juga: TP PKK Kota Tanjungpinang akan Gelar Aneka Lomba Antar Pokja

Acara digelar Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersama Kementerian PUPR, di Balai Kelurahan Penyengat, Senin 11 Agustus 2025 malam.

Gubernur Ansar juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap proyek penataan Pulau Penyengat tersebut.

Ia menjelaskan, penataan kawasan ini nantinya akan mengintegrasikan konsep modern dengan kearifan lokal Melayu.

Baca Juga: Lis Tegaskan Pengembangan Pendidikan Vokasi harus Beradaptasi Kemajuan Teknologi dan Perkembangan Zaman

“Pulau Penyengat akan dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya dan religi dengan ciri khas nasional.

Kami berharap masyarakat mendukung kelancaran pembangunan,” harap Ansar.

Sementara pada acara sosialisasi tersebut menampilkan video dan master plan Tugu Bahasa yang menjadi ikon sejarah asal-usul bahasa Indonesia.

Baca Juga: Walikota Tanjungpinang Ajak Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih Ditempat yang Layak

Pada kesempatan itu Wakil Walikota Tanjungpinang Raja Ariza saat hadir pada sosialisasi tersebut menyambut baik rencana penataan kawasan tersebut.

Ia menyatakan, Pemko Tanjungpinang mendukung penuh pengembangan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata budaya dan religi yang berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X