“Saya kagum dengan pelestarian budaya yang dilakukan.
Koleksi-koleksi ini bernilai tinggi dan penting untuk diwariskan kepada generasi muda,” tambahnya.
Sementara itu Humas Perkumpulan Teo Chew Tanjungpinang, Edwin Oktovandy, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang terbuka bagi masyarakat umum, bukan hanya komunitas Teo Chew.
“Kegiatan ini sudah memasuki tahun ketiga.
Selain sebagai bentuk kontribusi sosial, ini juga menjadi sarana mengenalkan budaya Teo Chew kepada masyarakat luas,” ucapnya.***
Artikel Terkait
Satpolairud Polresta Barelang Imbau Keselamatan Pelayaran di Pelabuhan Pak Amat Batam
Dewi Beberkan Kerugian PT AMI Sebesar Rp50 Miliar Akibat dari Kejahatan Terdakwa Roliati dan Rustam
Dishub Tanjungpinang Sosialisasikan SK Trayek dan Asuransi Penambang di Kampung Bugis
Lis Apresisi Atas Pengabdian GM Pelindo dan Sinergi Bersama Pemko Tanjungpinang
Wawako Tanjungpinang Tegaskan Pemko Tanjungpinang Komitmen Dukung Tingkatkan Sistem Pertahanan dan Keselamatan Wilayah
Tim Tanjungpinang Peduli Palestina Targetkan Penggalangan Dana Kemanusiaan Palestina Capai Rp1 Miliar
Sosialissi B2SA Goes To School, TP-PKK Kota Batam Road Show ke Sekolah di 12 Kecamatan
SDN 004 Batuampar Gelar 'MPLS Ramah Anak' Dipola Lebih Ceria dan Bebas Aksi Bullying
Rembuk Stunting Kabupaten Lingga: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Menurunkan Angka Stunting
Walikota Batam Berharap Pemuka Agama saat Berdakwah Bangun Kesadaran Masyarakat Menjaga Kebersihan Lingkungan