Langkah ini merupakan sebuah inovasi Pemprov Kepri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
Sekaligus menandai upaya konkret dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan modern yang menuntut fleksibilitas pembelajaran dan sinergi multisektor.
Baca Juga: Ancam Viralkan Foto PAP, Pria Beristri Cabuli Anak Dibawah Umur di Bintan
“Langkah-langkah seperti ini sangat penting sebagai bentuk dukungan bagi para pencari kerja.
Dan juga calon tenaga kerja agar memiliki kompetensi unggul, sekaligus membuka peluang kerja baru yang lebih luas di Kepulauan Riau,” ujarnya.
Penerapan awal metode blanded learning adalah berupa pelatihan program pengolahan data menggunakan Microsoft Excel Level Basic.
Baca Juga: Kasus DBD di Tanjungpinang Meningkat, Dinkes Bersama BPBD dan BKK Lakukan Upaya Fogging
Dengan melibatkan peserta dari Kabupaten Bintan, Lingga, dan Kota Tanjungpinang. Pelatihan berlangsung 24 - 26 Juni 2025.***
Artikel Terkait
Kafilah Kota Batam Kembali Raih Juara Umum STQH ke XI Tingkat Provinsi Kepri
Lapas Kelas IIA Batam Perkuat Koordinasi dan Sinergi Keamanan Bersama BIN Daerah Kepri
SPMB di Tanjungpinang Berjalan Lancar, Disdik Tutup Jalur Afirmasi dan Prestasi
Kafilah Perwakilan Kota Tanjungpinang Berhasil Raih Juara 2 Ajang STQH ke XI Tingkat Provinsi Kepri
Kasus DBD di Tanjungpinang Meningkat, Dinkes Bersama BPBD dan BKK Lakukan Upaya Fogging
Ancam Viralkan Foto PAP, Pria Beristri Cabuli Anak Dibawah Umur di Bintan
Warga Kelurahan Kampung Bugis Dapat Rumah Layak Huni, Walikota Tanjungpinang Apresiasi Aksi Sosial Bedah Rumah Polresta Tanjungpinang
Gubernur Kepri Turun Langsung Bersihkan Semak-semak Goro di Pulau Penyengat Hingga Dompak
Wawako dan Sekda Kota Batam Sambut Kepulangan Kafilah Boyong Juara Umum STQH ke XI Tingkat Provinsi Kepri
Sosialisasi Tapal Batas dan TPPO, Gerakan Peduli Perbatasan Gelar FGD di Bintan