Pada kesempatan itu Warsita juga mengajak seluruh pemangku kepentingan yang hadir diminta untuk merespons cepat tantangan di lapangan.
Berdasarkan laporan Kemendikdasmen Pusat (Siaran Pers No. 289/2025), 50%
daerah telah memasuki tahap implementasi SPMB dengan pencapaian positif di Kepulauan Riau.
Baca Juga: BP Batam dan EDCF Korea Gelar Monev Proyek IPAL
BPMP telah memastikan hal tersebut melalui verifikasi ketat dokumen yang masuk, hingga layanan SPMB yang melibatkan dukungan Disdukcapil dan Dinsos.
Sebanyak 85 peserta dari unsur dinas pendidikan, Kemenag, Disdukcapil, dan inspektorat hadir secara memikat dan berani.
Sementara Sekretaris Disdik Kota Tanjungpinang Salbiah, menyatakan bahwa sinegitas antar daerah ini akan mempercepat penuntasan wajar 13 tahun.
“Kami meyakini. sinergi antar daerah ini akan mempercepat penuntasan Wajar 13 Tahun.
Dan juga pemerataan akses pendidikan," ucap Salbiah lagi.***
Artikel Terkait
Peserta Khafilah di Ajang STQH XI Kepri Bersaing Berikan Penampilan Terbaik
Pendidikan PAUD Tidak Hanya Mengajarkan Huruf dan Angka, Melainkan Menbentuk Karaktek Anak Sejak Usia Dini
Tinjau Lokasi Kebakaran di KPLI Kabil, BP Batam Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Walikota Berharap Tak Terjadi Lagi Kasus Kekerasan di Batam
Kemendikdasmen Apresiasi Pelaksanaan SPMB di Kota Batam Berjalan Lancar
Warga Binaan Lapas Batam Terlibat dalam Giat Bersih-Bersih di Polresta Barelang Sambut HUT POLRI ke-79,Sinergi Penuh Makna
BP Batam dan EDCF Korea Gelar Monev Proyek IPAL
Tim Task Force Penertiban dan Penataan Masih Berlanjut Bongkar Reklame Tak Berizin
519 Titik Reklame Berhasil Ditertibkan Secara Mandiri
Pemko Batam Gelar Rakor Persiapan Ajakan Kampanye Antikorupsi Serentak Tahun 2025