Li Claudia Tegaskan Penurunan Angka Stunting Bukan Target Statistik Melainkan Misi Kemanusian Perlu Kerja Nyata

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Rabu, 18 Juni 2025 | 17:01 WIB
Wakil Walikota Batam dan juga Ketua TPPS Li Claudia Chandra, didampingi Sekda Kota Batam Jefridin saat memimpin rakor Stunting.
Wakil Walikota Batam dan juga Ketua TPPS Li Claudia Chandra, didampingi Sekda Kota Batam Jefridin saat memimpin rakor Stunting.

Tentunya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk penanganan stunting secara berkelanjutan.

Para rakor juga dibahas hasil evaluasi nasional berbasis data SSGI/SKI.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkoba Lintas Negara, Dua Kurir di Karimun Berhasil Diamankan

Angka stunting di Batam mengalami penurunan dari 16,1 persen (2023) menjadi 14 persen (2024).

Meski demikian, TPPS menilai pencapaian ini belum cukup dan mendorong evaluasi triwulan berbasis data serta aksi langsung di lapangan.

“Kita tidak cukup hanya menerima laporan.

Baca Juga: Hari Bhayangkara, Polres Bintan Fasilitasi Air Bersih di Tembeling Tanjung

Harus ada monitoring dan evaluasi rutin yang benar-benar dijalankan,” tambahnya.

Tahun 2025, TPPS Kota Batam menargetkan intervensi terhadap 24.262 ibu hamil, 24.284 anak usia bawah dua tahun (baduta).

Dan juga 43.593 balita, 95.226 remaja putri, 4.828 calon pengantin, serta 480.019 rumah tangga.

Baca Juga: Lapas Kelas IIA Batam, Jalin Kerja Sama dengan Batam Tourism Polytechnic untuk Kursus Bahasa Inggris dan Mandarin

Li Claudia juga menekankan pentingnya intervensi gizi sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Dan meminta laporan rutin dari kelurahan dan kecamatan terkait kegiatan penyuluhan serta pelayanan ibu dan anak.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X