Ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir dan ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari pengembangan Kawasan Rempang,” ujarnya.
Sebagai bagian dari Proyek Strategis Pemerintah, Ariastuty menyebut, bahwa pengembangan Rempang Eco-City diharapkan dapat menciptakan kawasan industri berkelanjutan.
Dan tentunya memperkuat posisi Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Baca Juga: Lurah Tanjung Buntung, Edi Supardi: Pengumpulan Data Warga Sudah Mencapai 90 Persen
“BP Batam ingin membuktikan bahwa pengembangan Rempang Eco-City tak hanya berfokus pada infrastruktur.
Tetapi juga memperhatikan keberlanjutan sosial dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Pemko Batam Siap Sukseskan Program SOPHI di Puskesmas
Inflasi Kota Batam Month to Month Bulan Maret 2025 Naik Sebesar 0,07 Persen
Menko AHY Resmikan Ferry Terminal Internasional Gold Coast, Diharapkan Tingkatkan Perekonomian Batam
Kepala BP Batam Apresiasi Peresmian Ferry Terminal Internasional Gold Coast
Triwulan I Pertumbuhan Kinerja Pelabuhan Barang Stabil, BUP BP Batam Optimis Capai Target 2025
Dukung Program Asta Cita Presiden RI dan Presisi Polri, Polsek Batu Ampar Gencarkan Program Ketahanan Pangan
Lurah Tanjung Buntung, Edi Supardi: Pengumpulan Data Warga Sudah Mencapai 90 Persen
Polresta Barelang Turunkan 463 Personel Gabungan Guna Pengamanan Peresmian Pelabuhan Ferry Terminal Internasional Gold Coast
Perkuat Ketahanan Pangan Polsek Batu Aji Adakan Panen Raya Jagung di Kampung Tembesi Buton
Walikota Batam Apresisi Kerjasama PLN dengan PT Pertamina Atas Peralihan Posokan Sumber Listrik