Klikread.com - Hingga Selasa, 7 Februari 2023 sebanyak 3.000 lebih warga Turki dan Suriah tewas akibat gempa bumi dengan kekuatan 7,8 magnitudo.
Tentu saja banyak bangunan dan juga korban akibat gempa bumi di Turki dan Suriah ini.
Gempa bumi di Turki dan Suriah menjadi perhatian Presiden Joko Widodo atau biasa disapa Jokowi.
Presiden RI Joko Widodo menyampaikan belasungkawa terhadap para korban gempa bumi magnitudo 7,8 di Turki dan Suriah.
Presiden mengatakan bahwa Indonesia berdiri bersama rakyat Turki dan Suriah.
"Belasungkawa terdalam saya kepada orang-orang Turki dan Suriah. Setelah gempa bumi pagi ini di Tenggara Turki dan Utara Suriah," kata Presiden Jokowi dalam keterangan resmi di laman Twitter, Selasa (7/2/2023).
Baca Juga: Jangan Khawatir, Simak Kisi-kisi SKD Seleksi Penerimaan CPNS 2023, Pelajari dan Siap Mengabdi
"Pikiran dan doa kami bersama keluarga dan korban. Indonesia berdiri dalam solidaritas dengan rakyat Turki dan Suriah," ujar Presiden Jokowi.
Seperti diberitakan sebelumnya, gempa bumi magnitudo 7,8 mengguncang Tenggara Turki, pada Senin (6/2/2023) pagi. Informasi awal dari Layanan Geologi AS USGS menunjukkan, lokasi gempa di dekat Kota Kahramanmaras, dan Kota Gaziantep.
Dua kota tersebut, berada di dekat perbatasan Turki-Suriah. Korban gempa awal itu, juga menewaskan sekitar 430 jiwa di Aleppo, Hama, Latakia, dan Tartus --- Suriah.
Sedangkan di Selatan Turki, jumlah korban gempa telah menembus 1.014 jiwa tewas, dan 7.003 terluka.
Hal itu berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Turki (AFAD) dilansir dari laman AlJazeera, Senin (6/2/2023) malam WIB.***
Artikel Terkait
BREAKING NEWS! Minggu Dini Hari, Gempa Bumi Guncang Maluku Utara, Terasa Hingga Sulawesi
Turut Berdukacita! Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Turki dan Suriah, Ratusan Orang Meninggal Dunia
Gempa Magnitudo 7,8, Pemerintah Turki Kerahkan Tim Penyelamat untuk Evakuasi Korban, Tiga WNI Alami Luka Berat
INFO UPDATE! 3.000 Lebih Warga Turki dan Suriah Tewas Akibat Gempa Bumi Dahsyat 7,8 Magnitudo