KLIKREAD- Berbagai pihak menyatakan turut berduka atas tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, termasuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sampaikan duka cita yang mendalam atas terjadinya peristiwa di Stadion Kanjuruhan yang menyebabkan banyak korban jiwa.
"Innalillahi wa Innailaihi rojiun, Innalillahi wa Innalillahi rojiun, Innalillahi wa Innailaihi rajiun. Tentunya pertama, mewakili Pemerintah, Presiden dan institusi Polri, kami menyampaikan duka cita yang sangat mendalam terhadap meninggalnya saudara-saudara kita, teman-teman sahabat suporter dari Arema karena insiden yang terjadi tadi malam saat selesai rangkaian kegiatan pertandingan antara Persebaya dan Arema," ungkap Sigit dalam jumpa pers di Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022). Dikutip Klikread dari PMJ News.
Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar tragedi di Stadion Kanjuruhan diusir tuntas agar tidak terulang kembali.
Sigit menegaskan Polri akan menindaklanjuti instruksi dari Presiden Joko Widodo terkait dengan terjadinya tragedi tersebut.
Baca Juga: KEREN! Samsung Galaxy A23 4G Dibekali Chipset Snapdragon 680, Cek Harga Terbaru Oktober 2022
Kapolri menekankan timnya sudah dikerahkan untuk mengusut tuntas terkait dengan proses penyelenggaraan, pengamanan sekaligus melakukan investigasi terkait dengan hal itu.
"Saat ini saya telah mengajak tim dari Mabes Polri terdiri dari Bareskrim, Propam, Sops, Pusdokes, Inafis, Puslabfor untuk melakukan langkah-langkah terkait pendalaman terhadap investigasi yang kami lakukan," ujar Sigit.
Baca Juga: Inspirasi Desain Rumah Tipe 36, Bisa Sebagus Ini Ya, Cozy Banget!
Sigit pun memaparkan bahwa, tim DVI langsung melakukan proses identifikasi terhadap seluruh masyarakat yang menjadi korban dalam insiden tersebut.
Untuk saat ini, kata Sigit, berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan kab/kota, jumlah korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut sekarang berjumlah 125.
"Saat ini data terakhir hasil pengecekan verifikasi Dinkes jumlahnya 125, tadi 129, karena ada tercatat ganda. Kemudian tentunya kami lakukan langkah-langkah lanjutan dengan tim DVI kemudian tim penyidik melakukan pendalaman lebih lanjut untuk menginvestigasi secara tuntas dan nanti hasilnya kita sampaikan ke seluruh masyarakat," papar Sigit.