KLIKREAD - Presiden Jokowi melalui Menkopolhukam Mahfud MD memerintahkan agar segera diambil langkah-langkah secepatnya untuk menangani Tragedi Kanjuruhan, mulai dari penanganan korban, hingga langkah-langkah perbaikan dunia sepakbola Indonesia.
Tragedi Kanjuruhan harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi pelaksanaan kegiatan sepakbola Indonesia di berbagai macam level kompetisi.
Menkopolhukam, melalui siaran kanal Youtube Kemenkopolhukam RI, semalam 2/10 akan menggelar dan mengundang beberapa pejabat terkait, untuk rapat terbatas sesuai dengan arahan dan perintah Presiden Jokowi.
Menurut keterangan video dari Mahfud MD, rapat tersebut akan digelar hari ini, 3/10, pukul 09.00 WIB. "Saya mengundang rapat koordinasi Menko PMK, Menteri Kesehatan, Mendagri, Menteri Sosial, Panglima TNI, Kapolri, KONI, PSSI, di kantor Kemenkopolhukam membicarakan hal-hal tersebut," Mahfud MD menegaskan dalam kanal Youtube Kemenkopolhukam.
Baca Juga: Kapolri Tiba di Malang, Janji Akan Investigasi dan Usut Tuntas Kasus Tragedi Kanjuruhan
Rapat koordinasi tersebut akan membahas permasalahan utama yakni perbaikan dunia persepakbolaan ke depan dan meneliti jika ada tindakan yang melanggar hukum pada Tragedi Kanjuruhan, baik itu sabotase di dalam peristiwa tersebut agar diselidiki dengan tepat dan bisa dituntut secara hukum.
Baca Juga: Presiden FIFA Berikan Pernyataan Soal Tragedi Kanjuruhan Yang Menewaskan Ratusan Orang
Mahfud MD kemudian menambahkan, "Siapa saja yang sengaja maupun siapa saja yang lalai di dalam terjadinya peristiwa ini." Pemerintah akan bersungguh-sungguh untuk menindaklanjuti, merehabilitasi, dan menyelesaikan masalah yang timbul akibat dari Tragedi Kanjuruhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu malam, 1/10.
Berdasarkan data terakhir yang ada, korban tewas dalam Tragedi Kanjuruhan total 125 orang meninggal dunia, dengan 324 masih dalam perawatan di beberapa rumah sakit di Malang, Jawa Timur.
Baca Juga: Perintah Lengkap Presiden Jokowi Dalam Merespon Tragedi Kanjuruhan Yang Menewaskan 130 Orang
Sementara itu, PSSI sendiri sebagai induk federasi sepakbola Indonesia dan regulator Liga 1 Indonesia telah menghentikan LIga 1 sementara waktu sambil menunggu hasil investigasi terhadap kasus Tragedi Kanjuruhan.***
Artikel Terkait
Perintah Lengkap Presiden Jokowi Dalam Merespon Tragedi Kanjuruhan Yang Menewaskan 130 Orang
PSSI Kirim Laporan Pertama ke FIFA Tentang Tragedi Kanjuruhan Yang Menewaskan 130 Orang Hingga Saat Ini
Presiden FIFA Berikan Pernyataan Soal Tragedi Kanjuruhan Yang Menewaskan Ratusan Orang
Kapolri Tiba di Malang, Janji Akan Investigasi dan Usut Tuntas Kasus Tragedi Kanjuruhan
Pilu, Seorang Bocah Harus Yatim Piatu Setelah Kedua Orang Tuanya jadi Korban Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan