Hacker ini agak berbeda dari yang lain. Dalam daftar Top 10 ini ia tidak pernah diidentifikasi secara publik. Namun, menurut Daily Mail, beberapa informasi telah dirilis tentang ASTRA. Yakni dia ditangkap oleh pihak berwenang pada tahun 2008, dan saat itu dia diidentifikasi sebagai matematikawan Yunani berusia 58 tahun.
Dilaporkan, dia telah meretas ke dalam Grup Dassault, selama hampir setengah dekade. Selama waktu itu, dia mencuri perangkat lunak dan data teknologi senjata mutakhir yang kemudian dia jual kepada 250 orang di seluruh dunia.
Peretasannya merugikan Dassault Group sebesar $360 juta. Tidak ada yang tahu mengapa identitas lengkapnya tidak pernah terungkap, tetapi kata 'ASTRA' adalah kata Sansekerta untuk 'senjata'.
Beberapa peretas top lejen ini bertujuan untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik, yang lain untuk membuktikan teori tentang kebenaran UFO. Beberapa menginginkan uang dan yang lain berharap untuk ketenaran. Semua orang ini memainkan peran penting dalam evolusi internet dan keamanan siber.***